UPT Puskesmas Suak Tapeh Komitmen Berikan Pelayanan Kesehatan Yang Optimal

Banyuasin685 Dilihat

Banyuasin – UPT Puskesmas Suak Tapeh, menggelar pertemuan Mini Lokakarya Lintas Sektor triwulan III tahun 2025 yang bertempat di Aula Puskesmas Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, Kamis (9/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Suak Tapen Hj Trisnasari SKM MKes, Camat Suak Tapeh diwakili Sekcam Arwin Saleh SIP MSi, Danramil 430-05/Betung diwakili Serka Dodi Irawan, Kapolsek Betung diwakili Bripka Lukman Saputra.

Korlap PLKB Suak Tapeh Jhoni, Ketua Forum Kades Suak Tapeh H Iwan Suparmadi SKM, unsur lintas sektor lainnya, tokoh masyarakat, Bidan Desa, kader kesehatan, tokoh masyarkat, dan sejumlah undangan lainnya.

Mini Lokakarya merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mengevaluasi capaian program kesehatan selama triwulan sebelumnya, sekaligus menyusun rencana tindak lanjut untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di masyarakat.

Beberapa topik yang dibahas dalam Lokakarya Mini kali ini antara lain pencapaian program gizi, kesehatan ibu dan anak (KIA), pencegahan penyakit menular, Evaluasi kinerja program, Evaluasi PKG, Evaluasi Stunting, Evaluasi TB, Evaluasi Kusta serta Evaluasi KIA.

Camat Suak Tapeh diwakili Sekcam Arwin Saleh SIP MSi, menyampaikan apresiasi atas kerja keras Puskesmas Suak Tapeh dan jajaran lintas sektor dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Suak Tapeh Hj Trisnasari SKM MKes dalam kesempatan itu menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal terkait dengan dukungan PKG (Pelayanan Kesehatan Gratis) dan ILP Puskesmas Suak Tapeh

“Mini Lokakarya ini menjadi wadah untuk bersama-sama mengevaluasi program, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan solusi. Dengan kolaborasi lintas sektor, kami optimis capaian program kesehatan di wilayah Suak Tapeh dapat terus meningkat,” ujarnya.

Hj Trisnasari berharap, dengan terselenggaranya pertemuan Mini Lokakarya Lintas Sektor Triwulan III ini, diharapkan seluruh program kesehatan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat

Dalam kesempatan itu, Hj Trisnawati juga mengungkapkan terkait dengan
Program Kesehatan Gratis (PKG) yang mana pada awalnya menghadapi sejumlah kendala karena belum memiliki alokasi khusus untuk pengadaan alat-alat kesehatan.

“Biaya tes kolesterol yang cukup tinggi menjadi hambatan utama, sehingga pada tahap awal hanya pemeriksaan dasar yang dapat dilakukan,” imbuhnya.

Ia menyebut, pada bulan Februari dan Maret dilakukan proses pelayanan klinik, kemudian pada bulan April mulai ada bantuan dari dinas untuk pelaksanaan pemeriksaan di masyarakat.

Selanjutnya, pada bulan Mei diluncurkan Program CKG (Cek Kesehatan Gratis) untuk anak sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA yang memerlukan pemeriksaan darah, kolesterol, serta hemoglobin guna mendeteksi anemia.

Namun, pelaksanaan program ini juga dihadapkan pada kendala biaya stik pemeriksaan yang cukup mahal. Memasuki bulan September, Puskesmas menerima bantuan strip alat medis dari dinas yang sangat membantu pelaksanaan Program CKG.

Lanjutnya, pemeriksaan CKG di 15
SD, 3 SMP, dan 2 SMA di wilayah tersebut hampir rampung pada akhir Agustus, meskipun masih ada dua sekolah yang dalam proses penyelesaian.

“Program ini bahkan diaudit langsung oleh BPK RI (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia) dan Kejati (Kejaksaan Tinggi), menandakan tingkat keseriusan pelaksanaannya,” ujarnya.

Disampaikannya juga bahwa secara kumulatif, capaian Program CKG di tingkat kabupaten mencapai 11% dari target pemerintah sebesar 36,5%.

“Untuk pemeriksaan di tingkat masyarakat melalui Puskesmas, dari target 11.000 peserta, baru sekitar 5.000 yang telah terinput di aplikasi ASIC (Aplikasi Sistem Informasi Cek Kesehatan), sehingga masih tersisa sekitar 5.500 hingga bulan Desember,” urainya.

Hj Trisnasari mengajak seluruh
pihak untuk terus mendukung dan mensosialisasikan Program CKG sebagai salah satu kegiatan prioritas yang harus disukseskan bersama. (Adm).