Wujud Kekompakan, Pemdes Tanjung Beringin Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Poros Desa 

Banyuasin1008 Dilihat

Banyuasin – Semangat gotong royong dan kebersamaan menggema di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Banyuasin III. Pemerintah Desa Tanjung Beringin dan warga berbondong-bondong turun ke jalan untuk memperbaiki jalan poros desa yang rusak.

Dengan penuh semangat kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kades Tanjung Beringin Imran Hadi SSos. Kegiatan ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur, melainkan juga menjadi simbol kekompakan dan semangat swadaya masyarakat bersama Pemerintah Desa Tanjung Beringin.

Kondisi di sejumlah titik jalan poros di Desa Tanjung Beringin memang cukup memprihatinkan. Lubang-lubang besar, kerikil berserakan, dan badan jalan yang tergenang saat hujan membuat akses masyarakat menjadi terganggu.

Tak ingin terus mengeluh, Pemerintah Desa Tanjung Beringin bersama tokoh masyarakat dan warga langsung mengambil inisiatif. Dimana Kades Imran Hadi menggerakkan gotong royong untuk memperbaiki kondisi jalan secara mandiri.

Dari pantauan media aksaranews.co tampak terlihat jalan poros desa yang rusak tersebut ditimbun dengan pecahan batu bata. Kades Imran Hadi yang memimpin langsung menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat serta ucapan terima kepada warga yang ikut bergotong – royong.

“Ini bukti nyata kalau kita semua bisa membangun desa tanpa harus menunggu bantuan. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita pelihara,” ujar Kades Tanjung Beringin Imran Hadi penuh semangat, Sabtu (4/10).

Menurutnya, pembangunan tidak hanya bertumpu pada anggaran pemerintah, tapi juga dari semangat gotong royong warga yang ingin perubahan. “Kami sadar bahwa jalan ini penting untuk menunjang aktivitas harian masyarakat, baik ke pasar, sekolah, bekerja maupun ke kebun. Maka dari itu, mari terus kita jaga kekompakan ini,” tambahnya.

Kegiatan gotong royong ini juga didukung penuh oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tanjung Beringin dan menyampaikan bahwa semangat gotong royong adalah nilai luhur yang harus terus dijaga di tengah masyarakat.

“Kami salut dengan masyarakat. Ini bukan hanya soal jalan, tapi ini adalah bentuk cinta terhadap desa sendiri. Swadaya seperti ini harus menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkap salah seorang anggota BPD.

Warga masyarakat pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Salah seorang warga yang turut membantu, mengatakan bahwa kerusakan jalan ini memang sudah lama menjadi keluhan warga “Alhamdulillah, akhirnya jalan ini diperbaiki. Semoga ke depan bisa lebih bagus lagi dan nyaman dilewati,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat warga saling bahu-membahu menimbun lubang-lubang jalan dengan batu bata. Bahkan, beberapa warga terlihat menyediakan konsumsi sederhana seperti kopi, air mineral, dan makanan ringan.

Tidak hanya memperbaiki jalan, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar jalan.

Diharapakan agar kegiatan gotong royong ini menjadi agenda rutin yang bisa diterapkan dalam sektor lain seperti kebersihan, penghijauan, hingga keamanan lingkungan.

Masyarakat menyatakan bahwa gotong royong seperti ini merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan, terlebih di era modern yang penuh tantangan sosial.

Gotong royong yang dilakukan hari ini pun membuahkan hasil. Sebagian besar jalan poros yang sebelumnya rusak parah kini mulai rata dan bisa dilalui kendaraan dengan lebih nyaman. (Adm)