Bupati Askolani Hadiri Rapat Terbatas Bersama Presiden RI, Bahas Penanganan Karhutla di Sumsel

Banyuasin31 Dilihat

Banyuasin – Bupati Banyuasin Dr H Askolani SH MH, menghadiri Rapat Terbatas bersama Presiden Republik Indonesia terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan melalui Zoom Meeting dari Griya Agung Palembang, Senin (12/10).

Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto SSos MM memaparkan kondisi karhutla di sejumlah wilayah, dengan Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah menjadi perhatian khusus. Penanganan difokuskan pada pemadaman, penguraian asap, serta upaya mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjelaskan bahwa kondisi kebakaran dan dampak asap perlu ditangani secara terpisah. Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat, luas kebakaran di Sumatera Selatan tersisa 6,9 hektare, tetapi asap masih menjadi persoalan yang mengganggu aktivitas masyarakat.

“Jadi kita ini bedakan ya, karhutla dengan asap. Ini asap yang banyak. Kalau karhutlanya tinggal 6,9 hektar,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menginstruksikan agar pemanfaatan teknologi dry ice untuk mengurai asap ditingkatkan di enam provinsi terdampak.

Teknologi hasil kerja sama Indonesia dan Thailand tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepungan asap, terutama di kawasan strategis seperti bandara yang mengalami gangguan jarak pandang.

“Ya sudah, kita perbanyak saja. BNPB nanti juga dibantu, men-check down-kan tambahan biaya. Kalau perlu, kita kerahkan pesawat-pesawat TNI AU,” tegas Prabowo dalam arahannya. (Adm)