Banyuasin – Pemerintah Kabupaten Banyuasin, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan terus berupaya menanggulangi permasalahan stunting dan kerawanan pangan, melalui program pemberian bantuan pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).
Kali ini bantuan beras cadangan pangan pemerintah untuk balita stunting di salurkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin di Kantor Kecamatan Suak Tapeh yang dihadiri langsung Plt Kabid Pengawasan Distribusi dan Cadangan Pangan Aziza, Kamis (22/1).
Turut hadir, Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi diwakili Sekcam Arwin Saleh SIP MSi didampingi Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Awarudin ST, Pendamping Sosial Mustakim SE.I, dan para penerima manfaat.
Plt Kabid Pengawasan Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Aziza, mengatakan, bantuan ini disalurkan untuk 6 desa dalam Kecamatan Suak Tapeh yakni Desa Tj Laut, Rimba Terab,
Sedang, Meranti, dan Bengkuang.
“Hari ini sebenarnya ada 7 desa yang kami salurkan bantuan ini, namun untuk 5 desa kami pusatkan di Kantor Kecamatan Suak Tapeh dan untuk Desa Air Senggeris dan Talang Ipuh di pusatkan di kantor desa. Bantuan ini diprioritaskan untuk balita yang beresiko stunting,” katanya.
Aziza menegaskan, program ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah, untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat, terutama bagi keluarga yang tergolong rentan secara ekonomi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita Bersama, untuk menanggulangi kerawanan pangan dan menjaga stabilitas sosial masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat yang tergolong rentan secara ekonomi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Aziza menekankan pentingnya sinergi antar instansi dalam pelaksanaan program ini. Menurutnya, kerja sama antara dinas terkait, pemerintah kecamatan, dan desa menjadi kunci keberhasilan dalam pendistribusian bantuan pangan.
Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi pelaksanaan program bantuan pangan tersebut, agar tepat sasaran.“Mari jadikan kita semua bagian dari kontrol sosial, dalam pelaksanaan program bantuan pangan ini,” ajaknya.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin
berkomitmen penuh dalam rangka menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Penyerahan bantuan pangan ini merupakan bagian dari intervensi sensitif dan spesifik yang kita lakukan untuk memperbaiki asupan gizi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut bukan hanya sekedar bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan berdaya saing.
“Saya berharap bantuan yang diberikan ini benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain itu, saya mengajak seluruh pihak, untuk terus bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan, bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi serta untuk menanggulangi permasalahan gizi terutama anak stunting dan gizi buruk.
Camat Suak Tapeh Bambang
Setiadi melalui Sekcam Suak Tapeh Arwin Saleh menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah, terhadap upaya penanggulangan stunting.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan ini yang disalurkan di Kantor Kecamatan Suak Tapeh. Untuk anak stunting dan gizi buruk diberikan bantuan beras sebanyak 5 kilogram, yang telah dikemas dalam kantong seberat 1 kg/ kantongnya,” ungkapnya. (Adm)









