Banyuasin – Menjadi seorang Babinsa memiliki suka dan duka yang unik.Hal ini disampaikan Serka Dody Irawan dari Koramil 430-05/Betung, yang dulunya pernah menjadi Babinsa Desa Sedang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.
Menurut Serka Dody Irawan, secara umum, suka yang dirasakan adalah kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, membantu pembangunan desa, dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Duka yang dirasakan mungkin adalah tekanan kerja yang berat, risiko bahaya di lapangan, dan terbatasnya waktu untuk keluarga,” ujar Serka Dody Irawan sembari mengenang masa – masanya saat menjadi Babinsa Desa Sedang, Selasa (11/6).
Serka Dody Irawan berujar, Babinsa memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya. Hal ini memungkinkan mereka untuk memahami kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, serta membangun hubungan yang baik dengan mereka.
“Babinsa dapat berperan aktif dalam membantu pembangunan desa, misalnya dalam bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Menjaga keamanan dan ketertiban,” terang peria yang dikenal ramah dan selalu sabar dalam bertugas.
Ia juga menuturkan, Babinsa turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di desa, misalnya dengan memberikan penyuluhan tentang bela negara dan membantu penanganan masalah keamanan.
“Melalui tugasnya, Babinsa dapat meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat dan berkontribusi dalam membantu mereka yang membutuhkan,” terang Serka Dody Irawan yang saat ini kini menjabat Batuud Ramil 430-05/Betung.
Terkait dengan dukanya ia mengatakan, bahwa Babinsa memiliki banyak tugas dan tanggung jawab yang berat, termasuk tugas-tugas di lapangan yang seringkali memerlukan fisik yang kuat dan kemampuan mental yang tinggi.
Dalam menjalankan tugasnya, Babinsa dapat menghadapi risiko bahaya di lapangan, misalnya saat melakukan patroli atau penanganan masalah keamanan.
Pekerjaan Babinsa seringkali
menuntut mereka untuk meluangkan banyak waktu di lapangan, sehingga waktu untuk keluarga mungkin terbatas.
Kadang-kadang, Babinsa menghadapi tantangan dalam berkomunikasi dengan masyarakat yang memiliki latar belakang budaya dan sosial yang berbeda.
Babinsa ada di bawah Komando Rayon Militer (Koramil) , dan jadi bagian dari Komando Distrik Militer (Kodim) juga Komando Resor Militer (Korem) Menginduk kepada Komando Daerah Militer (Kodam). (Adm)















