Apresiasi Kinerja, Pemdes Regan Agung Salurkan Insentif Para Kader Desa

Banyuasin104 Dilihat

Banyuasin – Sebagai wujud apresiasi terhadap kinerja para kader desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Regan Agung, menyalurkan insentif bagi para Kader Posyandu, Kader Bina Keluarga Balita (BKB), Kader KPM, Guru ngaji dan Marbot Masjid.

Penyaluran insentif ini untuk periode bulan April s.d bulan Juli 2026. Penyaluran insentif ini berlangsung di Kantor Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Selasa (7/7) kemarin.

Kades Regan Agung Sudarmono berharap agar setiap stakeholder tetap bekerja seperti biasa sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing – masing dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Ia menyebut, insentif bagi para kader desa yang dianggarkan melalui dana desa (DD) 2026 sebesar Rp 100.000,00 perbulan terlalu kecil diharapkan bagi para kader desa untuk melaksanakan tugas dengan baik dan semangat.

“Semoga di tahun depan

pemerintah desa dan BPD dapat menaikan insentif mereka melalui musyawarah penetapan APBDes untuk anggaran tahun 2027 mendatang,” ujar Kades Sudarmono, saat dikonformasi aksaranews.co, Rabu (8/7).

Dikatakannya bahwa penyaluran insentif kepada para kader desa (seperti kader Posyandu, BKB, KPM, Guru Ngaji, dan Marbot Masjid) merupakan wujud apresiasi pemerintah desa atas dedikasi dan kinerja mereka dalam melayani masyarakat

Sudar sapaan akrabnya menegaskan, bahwa dalam hal ini peran Kader Posyandu khususnya sangat penting dalam memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan gizi, serta pencegahan stunting.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan waktu pelaksanaan Posyandu, kelengkapan administrasi, serta keaktifan kader dalam melakukan pencatatan dan pelaporan kegiatan.

Selain itu, kader diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat, imunisasi, serta pentingnya pemeriksaan rutin bagi ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia sesuai dengan tugas masing-masing kader.

“Sinergi antar kader dan koordinasi dengan pemerintah desa perlu terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Peran guru ngaji juga turut diapresiasi sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Regan Agung,” ungkapnya.

Melalui pemberian insentif ini dapat semakin memotivasi para kader dan guru ngaji untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdiannya kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen pemerintah desa dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta kesejahteraan para kader di Desa Regan Agung.

“Dengan adanya pemberian insentif yang tepat waktu, diharapkan pelayanan kesehatan dasar di Desa Regan Agung semakin optimal dan hubungan antara pemerintah desa dengan para penggerak sosial tetap harmonis.”pungkasnya. (Adm)