Meriahkan HUT Ke 80 RI, Pemdes Pagar Bulan Gelar Lomba Gaple

Banyuasin583 Dilihat

Banyuasin – Dalam rangka memeriahkan HUT ke 80 Republik Indonesia (RI) tahun 2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Pagar Bulan, Kecamatan Rantau Bayur, menggelar Lomba Gaple, Sabtu (16/8) malam.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kades Pagar Bulan Kurnaidi, yang berlangsung di Kantor Desa Pagar Bulan, dan dihadiri Ketua BPD Pagar Bulan Kurnadi beserta anggota, para perangkat desa, tokoh masyarakat dan para peserta lomba.

Dikatakan Kades Kurnaidi, Pemdes Pagar Bulan, di hari Kemerdekaan RI ke 80 tahun ini melakukan beberapa Perlombaan, diantarnya Lomba Gaple.

“Di hari kemerdekaan ke 80 RI, mari kita meningkatkan rasa cinta kepada negeri khususnya Indonesia,” ujar Kades Pagar Bulan Kurnaidi, saat dikonfirmasi medis ini.

Kurnaidi menuturkan, dengan adanya Perlombaan Gaple untuk mempererat tali silahturahmi antar Pemerintah Desa Pagar Bulan dengan masyarakat.

Bukan itu saja untuk meningkatkan Sinergitas antara Perangkat Desa Pagar Bulan dengan masyarkat setempat.
“Dengan Lomba Gaple ini terbangunnya silaturahmi antar masyarkat,”tuturnya.

Ia mengajak kepada Generasi Muda dan seluruh elemen masyarakat untuk saling merangkul, demi membangun Desa Pagar Bulan yang lebih maju.

“Perlombaan Gaple merupakan permainan rakyat, dan Olahraga Tradisional yang perlu di lestarikan,” imbuhnya.

Momentum HUT RI ini kata Kurnaidi, kami jadikan ajang memperkuat silaturahmi, memupuk rasa kebersamaan, dan mengingatkan pentingnya gotong royong.

Menurutnya, pihaknya juga menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang.
Kemeriahan Lomba Gaple ini diharapkan kedepannya nanti dapat menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti warga Pagar Bulan.

Kurnaidi menerangkan, kegiatan atau seluruh rangkaian kegiatan di Desa Pagar Bulan dalam memeriahkan
HUT ke 80 RI masih berlangsung beberapa hari kedepan.

“Pemerintah Desa Pagar Bulan tentunya akan mengadakan berbagai macam perlombaan mulai dari tingkat anak-anak hingga orang dewasa,”jelasnya.

Kurnaidi berharap, dirgahayu Indonesia ke-80 ini dijadikan momentum untuk selalu semangat dalam mewujudkan cita-cita dan mengisi kemerdekaan dengan pengetahuan, kepedulian, dan tindakan yang berdampak bagi sesama.

“Merah putih berkibar karena darah dan air mata. Tugas kita hari ini adalah membuatnya tetap tegak berdiri lewat keberanian, kejujuran, dan semangat gotong royong agar terciptanya persatuan diantara masyarakat desa,” ungkapnya. (Adm).