Banyuasin – DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin menggelar Rapat Penyampaian Laporan Reses ke- 2 Masa Persidangan III Tahun 2025 pada Senin (21/7) bertempat di Ruang Rapat Serbaguna Sekretariat DPRD Banyuasin.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Banyuasin, Abdul Rais, didampingi oleh para Wakil Ketua yakni Arpani (Wakil Ketua I), Irian Setiawan (Wakil Ketua II), dan Ledy Risdianto (Wakil Ketua III). Sekretaris Dewan, Sopian Permana, turut hadir dalam rapat yang menjadi forum penyampaian hasil reses anggota dewan dari berbagai daerah pemilihan (dapil).
Reses ke- 2 masa persidangan III ini merupakan agenda penting bagi setiap anggota DPRD dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat yang ditemui secara langsung di lapangan.

Para perwakilan dari masing-masing dapil menyampaikan laporan hasil kegiatan reses mereka, yang mencakup berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik di daerah masing-masing.
Dari Dapil I, anggota dewan Syarifuddin, Sopian Hadi, dan Sucipto menyerahkan laporan yang memuat berbagai kebutuhan dasar masyarakat, termasuk infrastruktur dan layanan kesehatan.
Sementara itu, dari Dapil II, Farida Ahyati Rochim, Abdul Rosyid, Fahmi, dan Herli turut melaporkan keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan yang rusak serta peningkatan layanan pendidikan di wilayah mereka.

Dari Dapil III, Sukardi, Hayadi, dan Budi Santoso menyoroti permasalahan agraria di wilayah Karang Agung Ilir. Sukardi mengungkapkan adanya penerbitan sertifikat hak milik untuk tanah-tanah yang berada di pinggiran sungai, yang sebelumnya dinilai rawan sengketa.
“Di Karang Agung Ilir, banyak masyarakat yang selama ini tidak memiliki legalitas atas tanah tempat tinggalnya. Penerbitan sertifikat ini menjadi harapan besar bagi mereka untuk mendapatkan kepastian hukum,” ujar Sukardi.
Dapil IV diwakili oleh anggota dewan Budi. Dalam laporannya, ia menyoroti belum optimalnya fasilitas pemerintahan di Kecamatan Tanjung Lago. Hingga kini, kantor camat di wilayah tersebut masih menggunakan sistem pinjam pakai.

“Tanah untuk pembangunan kantor camat sudah tersedia, kami meminta agar pembangunan kantor tersebut diprioritaskan karena sangat penting bagi pelayanan administrasi masyarakat,” tegas Budi.
Dari Dapil V, Irian Setiawan menekankan bahwa mayoritas aspirasi masyarakat masih berkutat pada infrastruktur jalan dan jembatan.
“Usulan yang disampaikan masyarakat pada dasarnya masih sama, yakni pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak di banyak desa,” ujar Irian yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD.

Sementara dari Dapil VI, Darwani, Damang Wahyuni, dan Rusman menyampaikan beragam kebutuhan masyarakat yang mencakup sektor pertanian, pengairan, serta akses pendidikan.
Ketua DPRD Banyuasin, Abdul Rais, dalam sambutannya menyampaikan bahwa laporan reses ini akan dijadikan dasar dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD yang nantinya disampaikan kepada eksekutif sebagai bahan pertimbangan perencanaan pembangunan daerah.
“Kami akan kawal dan perjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui forum reses ini agar masuk dalam program prioritas daerah,” ucap Abdul Rais.

Wakil Ketua I DPRD, Arpani, menambahkan bahwa peran aktif anggota DPRD di daerah pemilihan masing-masing sangat penting agar kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Sekwan DPRD Banyuasin, Sopian Permana, menegaskan bahwa seluruh laporan reses yang diserahkan akan diinventarisasi dan disusun secara sistematis untuk disampaikan ke pihak eksekutif.
“Kami akan menyusun rekap laporan secara komprehensif dan memastikan agar hasil reses menjadi bagian integral dalam penyusunan kebijakan dan anggaran daerah,” ujarnya.

Rapat penyampaian laporan reses ini menjadi momen penting untuk memperlihatkan sinergi antara legislatif dan masyarakat, serta menjadi bukti bahwa DPRD Banyuasin berkomitmen menjalankan fungsinya sebagai jembatan antara rakyat dan pemerintah daerah.
Untuk diketahui bahwa rapat penyampaian laporan hasil reses
Ini setelah dibuka oleh Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rois kemudian selanjutnya pimpinan rapat diserahkan kepada wakil Ketua II DPRD Banyuasin Irian Setiawan. (Adm/adv).












