Jemput Aspirasi, Anggota DPRD Banyuasin Fahmi Wati Gelar Reses di Desa Talang Ipuh

Banyuasin866 Dilihat

Banyuasin – Memasuki masa Reses ke-1 masa Persidangan 2 tahun 2024, dimanfaatkan oleh seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin kembali ke daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing, untuk melakukan silaturahmi dan dialog guna menampung aspirasi masyarakat yang nantinya akan dijadikan pokok pikiran anggota DPRD dan disampaikan ke Pemerintah Daerah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh
Anggota DPRD Banyuasin dari Fraksi PKS Fahmi Wati SKM dimana dengan turun langsung ke daerah pemilihannya di dapil 2 yang meliputi Kecamatan Suak Tapeh, Betung, Pulau Rimau, Tungkal Ilir, dan Selat Penuguan.

Reses kali ini, Anggota DPRD Banyuasin Fahmi Wati turun langsung ke Desa Talang Ipuh guna silaturahmi dan dialog guna menjemput dan menampung aspirasi masyarakat Desa Talang Ipuh, Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Rabu (4/11).

Acara tersebut bertempat di Kantor Desa Talang Ipuh. Dalam sepekan masa reses, legislator dari Fraksi Partai PKS tersebut mengoptimalkan pertemuan dengan masyarakat Desa Talang Ipuh dengan melakukan dialog langsung membahas apa yang menjadi keinginan masyarakat Desa Talang Ipuh.

Hadir Kades Talang Ipuh Ardina beserta Perangkat desa Ketua BPD Desa Talang Ipuh Eta Ismanto yang diwakili Wakil Ketua BPD Tri Dinata S.Sos, tokoh masyarakat, tokoh Agama, Ketua TP PKK Desa Talang Ipuh Nirwana beserta anggota, tokoh Pemuda Desa Talang Ipuh, dan undang lainnya.

Dalam kesempatan itu Fahmi Wati Mengatakan, pada reses yang pertama kalinya dilakukan Masa Tahun Periode 2024 – 2029 ini, seluruh anggota dewan siap menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat, yang akan dikumpulkan dan disusun menjadi Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Kata dia, selaku Anggota dewan akan berusaha menjaring aspirasi masyarakat di dapilnya secara optimal, sehingga pokok pikiran dewan benar-benar merupakan representasi kebutuhan riil masyarakat di dapilnya.

“Sebagai wakil rakyat, saya akan memperjuangkan pokok pikiran tersebut agar dapat dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Fahmi Wati dalam sambutannya pada reses tersebut.

Ia menambahkan kegiatan reses ini perlu dilakukan guna mendengarkan secara langsung aspirasi yang ada di masyarakat, khususnya di masyarakat Desa Talang Ipuh. Sehingga nantinya bisa diambil sebuah keputusan yang terbaik. Termasuk usulan pembangunan yang ada di daerah masing-masing demi mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Saya akan memanfaatkan momen ini dengan baik bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat. Semua usulan reses hendaknya tidak sekadar ditampung melainkan diwujudkan sebagai bentuk respon atas kebutuhan urgen masyarakat,” beber dia.

Fahmi berujar, semua usulan reses hendaknya tidak sekadar ditampung melainkan diwujudkan sebagai bentuk respon atas kebutuhan urgen masyarakat. Dan reses menjadi tugas anggota DPRD aktif.

Reses adalah komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala. Hal ini merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses.

“Saya kira ini kan agenda rutin dewan dalam setiap tahun. Jadi kita turun ke lapangan menyampaikan apa-apa yang menjadi keluhan warga. Makanya lewat kegiatan ini, aspirasi mereka bisa kami serap dan nantinya bisa di akomodir,” jelas dia.

Legislator PKS ini menyatakan selalu melayani masyarakat dengan setulus hati. Makanya melalui reses ini diharapkan bisa menyerap aspirasi warga untuk selanjutnya diusulkan pada sidang paripurna. “Tentunya aspirasi dari warga juga akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah, maupun skala prioritas akan di utamakan,” tandas dia.

Sementara itu, Kades Talang Ipuh Ardina dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya terkait pembangunan Desa Talang Ipuh saat
menghadiri kegiatan reses DPRD Kabupaten Banyuasin tersebut.

Kades Ardina, menegaskan pentingnya perhatian dari Pemerintah Daerah terhadap desa.”Harapan kita ke depannya, ini menjadi tolak ukur untuk pembangunan Banyuasin khususnya untuk Desa Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh,” ujar Ardina.

Ardina, menjelaskan, Desa Talang Ipuh masih menghadapi berbagai kekurangan yang membutuhkan perhatian serius, terutama dalam hal fasilitas, oleh karena itu banyak usulan pembangunan yang disampaikan yang dianggap menjadi prioritas untuk meningkatkan infrastruktur desa.

“Mudah-mudahan apa yang sudah disampaikan oleh masyarakat Desa Talang Ipuh bisa menjadi pendongkrak pembangunan di desa kami. Kami juga mensupport apa yang dilakukan oleh DPRD Banyuasin Fahmi Wati, karena reses ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara Anggota DPRD dan masyarakat,” ungkap dia.

Ardina, juga menyoroti keterbatasan anggaran desa meskipun jumlahnya mencapai ratusan juta. Menurutnya, alokasi APBDes telah diatur oleh Pemerintah Pusat dengan pembagian tertentu untuk pembangunan, kesehatan, dan dana sosial, sehingga ruang gerak desa menjadi terbatas.

“Oleh karena itu, kita berharap reses ini mampu menjadi solusi untuk membantu pembangunan Desa Talang Ipuh, dan menjadi momentum strategis untuk mempercepat pembangunan di Desa Talang Ipuh dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkas dia. (Adm)