Polres Banyuasin Berhasil Ungkap Tiga Kasus Narkoba Menonjol

Banyuasin775 Dilihat

Banyuasin – Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku narkotika di wilayah Bumi Sedulang Setudung. Hal ini diungkapkannya saat menggelar press release narkoba di Loby Mapolres Banyuasin, Kamis (19/9).

.”Tidak ada ruang, kita akan kejar dan proses ke akar akarnya,”kata Kapolres AKBP Ruri Prastowo, didampingi Pj Bupati Banyuasin M Farid, Wakapolres Kompol Adriansyah SE SIK, Kasat Narkoba AKP Najamudin, SH, dan Kanit II Narkoba Deka Saputra SE MSi.

Kapolres AKBP Ruri Prastowo menuturkan, narkoba ini memiliki efek negatif yang luar biasa seperti merusak generasi muda.”Dampak negatifnya luar biasa,”tutur mantan Wadir Ditlantas Polda Riau ini.

Oleh karena itu, sejak dirinya menjabat sebagai Kapolres Banyuasin selama dua bulan terakhir ini. Ia sendiri memiliki program andalan yaitu program sikat narkoba. “Itu sebagai bentuk upaya memerangi peredaran narkoba di Banyuasin,”tegasnya.

Tentunya dengan memerintahkan kepada satnarkoba Polres Banyuasin serta tim dan juga Polsek jajaran. Dua bulan terakhir ini Polres Banyuasin telah mengamankan 31 pelaku narkoba baik itu pengedar dan kurir dengan rincian 30 pria dan 1 perempuan.”Total 25 perkara narkoba,”ucap dia.

Kesempatan yang sama Kasat Narkoba Polres Banyuasin AKP Najamudin SH mengatakan kalau dari sebanyak kasus narkoba itu, ada tiga kasus yang menonjol. Yaitu terungkapnya 1 kg sabu yang dikendalikan dari lapas Bengkalis, Riau yang merupakan jaringan internasional Malaysia.

Kemudian tertangkapnya ASN Lapas Prabumulih yang menjadi pengedar sabu dan ineks, terakhir gagalnya 2 ribu ineks yang beredar dengan TKP di Musi Landas. (Adm)