Pimpin Upacara HUT RI Ke -79, Kades Imran Hadi Harapkan Dapat Menggali Makna Mendalam

Banyuasin1233 Dilihat

Banyuasin – HUT RI ke-79 tahun 2024 dalam perayaan ini, diharapkan dapat menggali makna mendalam dari perjalanan panjang tersebut, mengangkat nilai-nilai luhur yang telah membentuk identitas bangsa, serta memetakan arah untuk masa depan yang lebih cerah.

Hal ini disampaikan Kades Tanjung Beringin Imran Hadi SSos dalam amanatnya saat memimpin Upacara HUT RI ke-79 di lapangan Upacara SDN 17 Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Sabtu (17/9).

Lebih dari itu, HUT RI ke-79 tahun 2024 diharapkan dapat memberikan inspirasi dan dorongan bagi seluruh lapisan masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.

“Ini adalah momen untuk merayakan prestasi yang telah dicapai, namun juga untuk mengakui tantangan yang masih harus dihadapi,”tutur Kades Tanjung Beringin Imran Hadi dalam amanatnya saat memimpin Upacara tersebut.

Kades Imran Hadi menegaskan, Upacara HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar acara seremonial, melainkan momen berharga untuk menghargai dan mengenang perjuangan meraih kemerdekaan dari penjajah.

Upacara bendera pada 17 Agustus memiliki makna yang sangat mendalam bagi rakyat Indonesia, lebih dari sekadar ritual tahunan mengingat sejarah perjuangan. Upacara menjadi momen mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.

“Ini adalah waktu untuk menghormati jasa mereka yang telah berjuang mengusir penjajah dan mendirikan negara ini. Membangkitkan Semangat Nasionalisme. Upacara mampu memupuk semangat nasionalisme dan cinta tanah air melalui lagu kebangsaan, pengibaran bendera Merah Putih, dan pembacaan teks Proklamasi,” ungkap dia.

Ia menuturkan, Upacara bendera menjadi simbol persatuan seluruh elemen masyarakat Indonesia. Tak terkecuali kita warga Desa Tanjung beringin khususnya.”Mari kita bersatu padu dalam membangun Desa Tanjung Beringin yang kita cintai,” imbuh dia.

Ia juga menyebut, Upacara dilakukan dengan penuh khidmat, menandakan bahwa seluruh rakyat Indonesia bersatu dalam semangat kebangsaan. “Pembacaan Pancasila dalam upacara menjadi momen penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” jelas dia.

“Upacara bendera juga menjadi ajang untuk merayakan keberagaman Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, berbagai suku, agama, dan budaya bersatu dalam satu upacara, menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang sangat beragam namun tetap satu dalam bingkai NKRI,” tutup dia.

Upacara ini diikuti, jajaran perangkat desa, BPD, PKK, para dewan guru SDN 17 Banyuasin III, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, RT, masyarkat Desa Tanjung Beringin dan para siswa – siswi SDN 17 Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III. (Adm)