Saat Ini Wilayah Kecamatan Rantau Bayur Zero Hotspot

Banyuasin663 Dilihat

Banyuasin – Guna Mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau, Camat Rantau Bayur Saipul Azwar SSos MSi

mengimbau masyarakat di wilayah Kecamatan Rantau Bayur untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Menurut Saipul, setiap kesempatan ia selalu menyampaikan tentang kebakaran hutan dan lahan selama kemarau ini, supaya jangan membuka lahan dengan dibakar. Himbauan ini tiada henti – hentinya disampaikannya kepada masyarakat.

“Di musim kemarau ini cuaca cukup terik ditambah dengan angin yang bertiup kencang sangat mudah membuat api besar,” kata Camat Rantau Bayur Saipul Azwar didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Rantau Bayur Aiptu Hendra saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/8). L

Ia menyebutkan, berdasarkan maklumat kapolri, melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar merupakan tindakan pidana karena menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan yang dikarenakan kabut asap, serta gangguan terhadap kesehatan masyarakat.

“Pelaku pembakaran hutan atau lahan akan dikenakan sanksi yang berat dan diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, jadi jangan sekali-kali kita langgar aturan tersebut,” tegas dia.

Ia menghimbau agar Desa-desa bisa membentuk satgas dalam penanganan karhutla.”Jaga lingkungan kita di desa dan mari kita peduli untuk mencegah terjadinya kebakaran, baik yang terjadi secara sengaja maupun tidak sengaja,”tutup dia.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Rantau Bayur Aiptu Hendra menambahkan, bahwa jajaran Polres Banyuasin dan Polsek jajaran, semakin gencar untuk menyambangi masyarakat guna menyampaikan larangan membakar hutan dan lahan (karhutla).

Aiptu Hendra juga menuturkan, Kapolres Banyuaisn AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK menekankan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk terus memberikan sosialisasi kepada masyarkat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Sebagai Bhabinkamtibmas kami ini garda terdepan, untuk itu sesuai dengan perintah pimpinan kami terus gencar memberikan sosialisasi himbauan kepada masyarkat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” jelas Aiptu Hendra.

Ketika ditanya apakah sejauh ini dalam wilayah Kecamatan Rantau Bayur ada titik hotspot, kata Aiptu Hendra saat ini wilayah Kecamatan Rantau Bayur zero hotspot.”Sementara ini wilayah Kecamatan Rantau Bayur zero hotspot,” ucap dia. (Adm)