Babinsa Sertu Oki Brusli Hadiri Bimtek Pengembangan Desa Inklusif dan Sistem Akuntabilitas Sosial Tahun 2024

Banyuasin490 Dilihat

Banyuasin – Babinsa Koramil 430-05/Betung Suak Tapeh Sertu Oki Brusli menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Desa Inklusif dan Sistem Akuntabilitas Sosial Tahun 2024, di Gor Desa Tanjung Laut Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan Bimtek Pengembangan Desa Inklusif dan Sistem Akuntabilitas Sosial Tahun 2024 tersebut diikuti sebanyak 30 peserta dari unsur Perangkat Desa, BPD, Kelompok masyarkat, perwakilan perempuan, layanan sanistasi, layanan pendidikan, layanan kesehatan, dan layanan administrasi kependudukan.

Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Desa Inklusif dan Sistem Akuntabilitas Sosial Tahun 2024 ini dilaksanakan selama dua hari mulai dari tanggal 5-6 Juli 2024 yang dilaksanakan oleh Kementrian desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Suak Tapeh Arwin Saleh SIP MSi, Kades Tanjung Laut Samsul Bahri, perwakilan dari Dinas PMD Banyuasin, Staf Kemendes PDTF Putri Iswardani,
Babinsa Tanjung Laut Sertu Oki Brusli
dan 30 peserta Bimbingan teknis Pengembangan Desa Inklusif dan Sistim Akuntabilitas Sosial.

Babinsa Sertu Oki Brusli saat dibincangi usia menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini guna memberi ruang kepada para peserta untuk terlibat aktif dalam pembangunan desa.

“Memberi ruang kepada semua unsur masyarakat marginal dan rentan, ikut serta dalam proses pembangunan di desa,” kata Babinsa Sertu Oki Brusli kepada aksaranews co.

Menurut Sertu Oki Brusli, para peserta ini nantinya akan diberi kesempatan untuk memberikan masukan terhadap semua kegiatan di desa, termasuk dalam Musrenbang Desa.

“Dari sini ada penekanan juga bahwa pemerintah desa wajib menyampaikan informasi kepada masyarakat, dan mengevaluasi, apapun kegiatan desa yang menggunakan anggaran dana desa tersebut,” ujar dia.

Sertu Oki Brusli juga sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai upaya pemberdayaan semua kalangan dalam pelayanan yang maksimal khususnya dari dan desa.

“Biar semua masyarakat dari kelompok rentan, marginal dan lainnya bisa merasakan pelayanan dari prioritas anggaran desa,” imbuh dia.

Dari peserta bimtek ini, kata dia nantinya yang akan turut serta melakukan pemberdayaan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Kegiatan Bimtek ini juga diisi oleh para Narasumber, Putri Iswardhani dari Kemendes sebagai Penelaah Teknis Kebijakan, dari DPMPD Kabupaten Banyuasin serta Febri Wansyah dari unsur Pendamping Desa Suak Tapeh.

Desa Tanjung Laut diharapkan menjadi pelopor Desa inklusif di Kecamatan Suak Tapeh di mana Desa Inklusif itu adalah kondisi kehidupan Desa yang setiap warganya bersedia secara sukarela untuk membuka ruang kehidupan.

“Dan penghidupan bagi semua warga Desa yang diatur dan diurus secara terbuka, ramah dan meniadakan hambatan untuk bisa berpartisipasi secara setara, saling menghargai serta merangkul setiap perbedaan,” ungkap dia. (Adm)