SMKN 2 Palembang Kurangi Jam Belajar, Suparman Himbau Siswa Pakai Masker dan Jaga Kesehatan

Pendidikan213 Dilihat

Palembang – SMKN 2 Palembang sudah menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel melalui Kabid SMK bahwasanya dalam kondisi kabut asap seperti ini kebijakan pengurangan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah bisa diterapkan.

Hal itu diungkapkan, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Palembang Suparman, SPd, MSi. Ia juga mengatakan bahwa dianjurkan untuk memasukkan siswanya lebih siang dari jam 07.00 biasanya menjadi jam 08.00 WIB. Kemudian pulangnya lebih cepat mengingat kondisi pagi itu asap sangat pekat kemudian di atas jam 15.00 WIB.

“Ekskul dibatasi kecuali upacara itu kita mulai jam 08.00. Untuk pembelajaran jam mata pelajaran dari 45 menit perjam menjadi 30 menit perjam. Jadi siswa masuk jam 08.00 WIB, pulangnya pukul 14.00 WIB. Jadi, kita pulang lebih awal karena hari ini kegiatan upacara dilanjutkan dengan kegiatan maulid nabi sampai salat zuhur. Setelah itu, siswa dipulangkan,” ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Senin (1/10/2023). .

Lanjutnya, untuk surat edaran walikota bahwasanya anak-anak belajar daring itu belum  dilaksanakan.

“Karena  dari dinas pendidikan belum ada kebijakan untuk melakukan daring. Menyesuaikan kondisi sekolah yang terdampak asap sangat tinggi itu mungkin bisa diliburkan tapi untuk saat ini belum. Asap itu banyak di pagi dan sore hari yang sangat pekat,” bebernya.

Untuk itu, himbauan pada siswa dianjurkan untuk pakai masker. “Kemudian banyak minum supaya tidak dehidrasi dan jaga kesehatan. Selain itu, batasi kegiatan diluar rumah,” tutupnya.