Kades Rusdi Tamrin Selalu Mensupport Para Kader Dalam Penanggulangan Stunting

Banyuasin973 Dilihat

Banyuasin, AksaraNews – Upaya meminimalisir angka Stunting Pemerintah Desa(PemDes) Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, menggelar remuk Stunting dan pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) bertempat di kantor desa setempat, Selasa (5/9).

Rembuk Stunting dan pelatihan RDS ini menghadirkan narasumber dari TA Kabupaten Banyuasin Katri Gentari dan Leni Marlina yang di ikuti oleh Perangkat Desa, Kader KPM, Guru PAUD, Bidan Desa, Kader Posyandu, Guru TK/TPA, Kader PKK, LPM, dan Tokoh Masyarakat.

Hadir Kades Lubuk Lancang Rusdi Tamrin, Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi, didampingi Sekcam Arwin SIP MSi dan Kasi PPD Eni Yosita SKM MKes, Pendamping desa Febri Wansyah ST dan Muslimin SPdi, Babinsa Sertu Adnan, Bhabinkamtibmas Bripka Ari Saputra, beserta undangan lainnya.

Kades Lubuk Lancang Rusdi Tamrin dalam sambutannya mengatakan, rembuk Stunting dan pelatihan Rumah Desa Sehat ini adalah dari Dana Desa tahap II.”Terima kasih dan support selalu kepada kader posyandu dalam kegiatan penanggulangan/ penanganan Stunting,” kata Tamrin sapaan akrabnya.

Menurut Tamrin, diketahui penyebab dari Stunting itu sendiri lingkungan kotor, kebutuhan gizi pada anak tidak tercukupi sehingga berperawakan pendek dari anak seusianya dan anak mudah terserang penyakit.

“Stunting dapat dicegah seperti lingkungan bersih dan sehat, memberikan pelayanan kesehatan pada anak secara rutin, asupan gizi yang cukup pada anak,” ungkap dia.

Diharapkan, melalui rembuk Stunting dan pelatihan RDS peserta bisa menerapkan hasil pelatihannya nanti. “Semoga dengan diadakannya rembuk Stunting dan pelatihan RDS, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sehingga angka Stunting di Desa Lubuk Lancang dapat ditanggulangi,” ucap dia.

Tidak hanya itu kades juga berharap agar kader-kader terus aktif untuk memotivasi kepada masyarakat akar menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Lanjut Tamrin, cegah Stunting, pelatihan adalah sekretariat bersama bagi para penggiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan desa di bidang kesehatan yang berfungsi sebagai ruang literasi kesehatan.

“Harapan saya agar para kader terus aktif dan terus memotivasi kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, karena lingkungan bersih dapat terciptanya hidup sehat”tutup dia.

Sementara Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi mengatakan, berdasarkan peraturan Presiden RI No 72 tahun 2022 tentang percepatan penurunan Stunting.” Berdasarkan aturan ini diminta kepada Pemerintah desa untuk memprioritaskan dalam penggunaan Dana Desa untuk penanggulangan Stunting,” ujar dia.

Disampaikannya juga bahwa dari 7 program dan 12 gerakan bersama masyarakat yang selalu dicanangkan Bupati Banyuasin disitu ada salah satu program Banyuasin sehat.

“Oleh karena itu pesan saya kepada para kader, bayi dibawah 5 tahun untuk selalu iku Posyandu. Juga kepada para kades agar selalu memperhatikan apa yang menjadi program ini terutama RDS,”harap dia.

Ditegaskannya Kabupaten Banyuasin pada umumnya, khususnya Kecamatan Suak Tapeh harus bebas Stunting.” Kecamatan Suak Tapeh harus bebas Stunting,” tutup dia seraya membuka acara tersebut. (Adm).