DLH Muba Turun ke PT SIAP, Perusahaan Tegaskan Komitmen Ketat terhadap Aturan Lingkungan

Muba79 Dilihat

Muba – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan peninjauan lapangan sekaligus pengambilan sampel air di area operasional PT Srigunung Inti Agro Persada (SIAP), Jumat (22/5/2026), sebagai tindak lanjut rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Muba beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi lingkungan di sekitar perusahaan tetap sesuai dengan ketentuan dan standar baku mutu lingkungan yang berlaku.

Kabid Wasdal DLH Muba Adi Candra mengatakan, pengambilan sampel dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan berbagai pihak agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Hari ini kami turun langsung ke lokasi untuk mengambil sampel air dari beberapa titik, di antaranya area outlet, kolam pengelolaan limbah, dan aliran Sungai Atong. Ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi RDP sekaligus bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil pengecekan awal menggunakan alat ukur digital menunjukkan parameter pH air masih berada dalam batas normal.

“Untuk hasil sementara di lapangan, pH air berada di angka 7 atau masih dalam kategori normal. Namun sampel tetap dibawa ke laboratorium DLH untuk dilakukan pengujian lebih lanjut agar hasilnya lebih komprehensif dan akurat,” jelasnya.

Sementara itu, Mill Manager PT SIAP, Jemi Wahyudi Sihombing, menegaskan bahwa selama ini perusahaan berkomitmen ketat dalam menjalankan aturan pengelolaan lingkungan serta mematuhi seluruh ketentuan perizinan yang berlaku.

Menurutnya, PT SIAP secara rutin melakukan pengujian dan pemantauan limbah melalui pihak ketiga yang telah bersertifikasi.
“Pengelolaan limbah di PT SIAP dilakukan sesuai aturan dan izin yang dimiliki perusahaan.

Pengambilan sampel serta pengujian rutin dilakukan setiap bulan bekerja sama dengan laboratorium independen Mutu Agung, kemudian hasilnya dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup,” ungkap Jemi.

Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan secara berkala melaksanakan uji swapantau setiap enam bulan sekali untuk memastikan kualitas lingkungan tetap terjaga, mulai dari emisi, tingkat kebauan, hingga kebisingan di sekitar area operasional.

“Hasil pengujian selama ini masih berada dalam ambang baku mutu yang ditetapkan pemerintah. Kami terus berupaya menjaga operasional perusahaan agar tetap berjalan sesuai ketentuan lingkungan dan perizinan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan pengambilan sampel berlangsung kondusif dan disaksikan langsung oleh seluruh pihak yang hadir. Hasil resmi uji laboratorium DLH Muba dijadwalkan akan keluar dalam waktu maksimal 14 hari kerja.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kabid Wasdal DLH Muba Adi Candra, Mill Manager PT SIAP Jemi Wahyudi Sihombing, Kapolsek Sungai Lilin IPTU Marlin, S.H., M.H., Kepala Desa Bumi Kencana Erwin Aprianto, perwakilan masyarakat, serta rekan-rekan media.(Evan)