UMKM Naik Kelas, Adalah Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Banyuasin710 Dilihat

Banyuasin – Pemerintah Desa Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, mengadakan pelatihan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dengan tema “Manajemen UMKM Dalam Terciptanya Pengusaha Naik Kelas”. Kegiatan ini berlangsung di kantor desa setempat, Rabu (27/7).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya
saing UMKM di wilayah tersebut,
yang dibuka langsung oleh Kades
Air Senggeris Ardiansyah, dengan menghadirkan para pelaku usaha
yang ada di Desa Air Senggeris.

Pelatihan ini merupakan bagian
dari pemanfaatan Dana Desa (DD)
tahun 2025 yang bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM di
desa guna meningkatkan kualitas
dan daya saing usaha mereka.

Kades Air Senggeris Ardiansyah,
menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku
UMKM dalam mengelola usaha
mereka secara lebih profesional.

“Melalui pelatihan ini, kami Pemdes
Air Senggeris ingin membantu para pelaku UMKM untuk meningkatkan manajemen usaha mereka, mulai dari perencanaan, pemasaran, hingga pengelolaan keuangan,” ujar Kades Ardiansyah.

Pelatihan yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai jenis usaha tersebut menghadirkan narasumber
Kabid UKM Koperindag Kabupaten Banyuasin Wasilah SE.

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat lebih memahami pentingnya manajemen
yang baik dalam mengembangkan
usaha mereka, sehingga produk UMKM Desa Air Senggeris bisa lebih dikenal dan memiliki daya saing di pasar.

“Kami berharap UMKM di Desa Air Senggeris ini dapat berkembang
pesat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” terangnya.

Pelatihan ini akan mencakup
berbagai aspek manajemen UMKM, termasuk manajemen Keuangan.
Kemudian memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang baik, pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan sederhana, dan perencanaan anggaran.

Mengajarkan strategi pemasaran yang efektif, baik secara online maupun offline, termasuk penggunaan media sosial dan platform e-commerce dan
memberikan pengetahuan tentang inovasi produk, diversifikasi produk, dan peningkatan kualitas produk agar sesuai dengan kebutuhan pasar.

Juga memberikan pemahaman tentang pengelolaan rantai pasokan, produksi, dan efisiensi operasional. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Air Senggeris dapat meningkatkan kemampuan manajerial mereka.

Tentunya dalam mengembangkan
usaha mereka, dan pada akhirnya
dapat naik kelas menjadi pengusaha yang lebih sukses dan kompetitif.

Pentingnya pelatihan ini juga
sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memberdayakan
UMKM sebagai penggerak ekonomi
lokal dan nasional.

Kesempatan yang sama, Pendamping Desa Suak Tapeh Febri Wansyah ST, sangat mengapresiasi Pemdes Air Senggeris yang telah memanfaatkan Dana Desa untuk pelatihan UMKM bagai pelaku usaha di Desa Air Senggeris.

“Oleh karena itu saya berharap kepada para peserta ikutilah pelatihan ini dengan sungguh – sungguh dan jangan sungkan – sungkan untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber yang di datangkan dari Koperindag Banyuasin,” ujar Febri.

Sementara itu, Kabid UKM Koperindag Banyuasin Wasilah dalam pernyataannya mengatakan, UMKM memegang peran vital dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sektor ini menyumbang lebih dari 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap hampir 97% dari total tenaga kerja di Indonesia.

Namun, tantangan besar yang dihadapi UMKM adalah kemampuan untuk “naik kelas”, yaitu bertransformasi dari skala kecil menjadi lebih besar, lebih berdaya saing, dan lebih berkelanjutan. Salah satu strategi kunci untuk mewujudkan hal ini adalah pelibatan anak muda sebagai penggerak perubahan.

“Urgensi UMKM Naik Kelas
Naik kelas bagi UMKM berarti peningkatan kapasitas dan kualitas usaha sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional. Hal ini mencakup peningkatan teknologi, manajemen, akses permodalan, serta daya saing produk,” Jelas Wasilah.

Jika UMKM berhasil naik kelas, lanjut Wasilah, dampaknya akan sangat signifikan bagi perekonomian nasional, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga pengurangan kesenjangan ekonomi. (Adm).