Manfaatkan DD Tahun 2025, Pemdes Biyuku Perbaiki 2 Unit RTLH

Banyuasin2185 Dilihat

Banyuasin – Pemerintah Desa (Pemdes) Biyuku, Kecamatan Suak Tapeh, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya melalui berbagai program pembangunan, salah satunya adalah program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pada tahun anggaran 2025, Desa
Biyuku mengalokasikan dana sebesar Rp10.000.000, 00 yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu pembangunan rumah milik warga yang tergolong tidak mampu.

Kades Biyuku Pandi Hardiansyah mengatakan, Program ini realisasinya 2 unit rumah yang berlokasi di RT 01 dan RT 02 dengan penerima manfaat atas nama Paridin dan Muda Rudi yang selama ini tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni.

“Keluarga ini merupakan keluarga
kurang mampu, dengan sumber penghasilan utama sebagai petani
yang penghasilannya sangat terbatas,” ujar Kades Pandi Hardiansyah, Senin (25).

Pandi sapaan akrabnya menuturkan,
Pengerjaan pembangunan rumah dilakukan secara swadaya murni oleh masyarakat sekitar melalui semangat gotong royong, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antar warga.

“Tanpa mengandalkan jasa kontraktor, warga bahu-membahu mulai dari perencanaan, pengumpulan bahan bangunan, hingga proses pembangunan rumah tersebut,” terang Pandi.

Pandi menyampaikan, bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah desa terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus upaya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman bagi keluarga Pak Paridi dan Muda Rudi, serta memotivasi warga lain untuk saling membantu dalam kebaikan,” ujar Pandi.

Program ini juga menjadi bukti bahwa Dana Desa bisa memberikan manfaat langsung yang dirasakan masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal.

Dengan adanya program ini, diharapkan ke depan semakin banyak rumah warga yang tidak layak huni bisa diperbaiki, serta semangat gotong royong masyarakat terus terpelihara sebagai budaya luhur bangsa.

“Progres perbaikan rumah tidak layak huni ini Insya Allah sudah lebaran Idul Fitri ini akan mulai dikerjakan dan dalam satu unit rumah mendapatkan bantuan Rp 10.000.000,00,” tutupnya. (Adm).