Kapten Inf Sapto Budiono Jadi Komandan Upacara Peringatan Hari Bela Negara

Banyuasin994 Dilihat

Banyuasin – Kapten Inf Sapto Budiono menjadi komandan upacara pada peringatan Hari Bela Negara ke 76 tahun 2024. Sementara selaku Perwira upacara Kapten Inf Erwin Suhaimi. Sedangkan Inspektur upacara Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid S.STP MSi.

Upacara tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Banyuasin, Kamis (19/12) dengan tema “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia”. Yang dihadiri Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0430/ Banyuasin Mayor Inf Drs. H. Saibudin

Seluruh Kepala OPD di lingkup Pemkab Banyuasin, 1 SST Kodim 0430/ Banyuasin, 1 SST Yonzikon 12/KJ, 1 SST Polres Banyuasin, 1 SST Satpol PP Banyuasin, 3 SST ASN Pemkab Banyuasin, 3 SST THL Pemkab Banyuasin, 2 SST Siswa-siswi SD dan SMP.

Kapten Inf Sapto Budiono yang saat ini menjabat selaku Danramil 430-05/ Betung mengatakan, bahwa Hari Bela Negara merupakan momentum untuk mengingatkan seluruh komponen bangsa Indonesia untuk selalu bersemangat dan berkomitmen dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kapten Inf Sapto Budiono menegaskan bahwa tantangan kedepan semakin tidak terduga, kita bukan hanya menghadapi ancaman fisik, tetapi juga ancaman yang tak kasat mata. Pandemi, konflik global, revolusi teknologi, hingga krisis iklim telah membawa dampak dan resiko ketahanan negara.

“Kita harus memiliki jiwa bela negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu,” tegas Kapten Inf Sapto Budiono, saat ditemui media ini usai menjadi komandan pada upacara tersebut.

“Bela negara adalah kewajiban setiap warga negara yang merupakan upaya untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan yang membahayakan,” timpal Sapto.

Sementara itu, Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid S.STP MSi dalam amanatnya menyampaikan bahwa
pada masa itu, Belanda berhasil menangkap sejumlah tokoh penting di Indonesia, yaitu Presiden Ir. Soekarno, Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta, dan beberapa pejabat tinggi lainnya.

Hal ini menyebabkan kekosongan kepemimpinan negara. Maka dari itu, demi keberlangsungan pemerintahan Indonesia, Presiden Ir. Soekarno menginstruksikan Menteri Kemakmuran, Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di daerah Bukit Tinggi Sumatera Barat.

“Mendengar catatan sejarah tersebut, membuat kita generasi penerus menjadi kagum dan terinspirasi akan dedikasi pengorbanan para pejuang bangsa. Oleh karena itu Peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kita bersama dalam menjaga dan memperkuat persatuan bangsa Indonesia,” ujar Farid.

Tema Peringatan Hari Bela Negara ke-76 Tahun 2024 ini adalah “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju” Tema ini mengandung makna bahwa kita seluruh warga negara Indonesia agar terus menggelorakan bela negara dengan berkontribusi secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan guna mewujudkan Indonesia maju.

Perlu disadari, bahwa perkembangan lingkungan strategis dan geopolitik terkini menunjukkan dinamika yang semakin kompleks dan berpotensi membawa dampak signifikan terhadap keamanan global. Ketegangan antar negara. Oleh karenanya, diperlukan antisipasi, penyelarasan, updating kebijakan pertahanan, dan pelaksanaan strategi pertahanan negara yang tepat.

Hal tersebut untuk menghadapi tantangan- tantangan dalam rangka penerapan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Kementerian Pertahanan telah melaksanakan program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN).

Ideologi Pancasila yang tetap kokoh sebagai pedoman dasar setiap warga negara diharapkan tentunya mampu menjawab berbagai tantangan situasi global yang penuh ketidakpastian. Bela negara sebagai perilaku warga negara yang dijiwai nilai dasar bela negara seperti cinta kepada tanah air, sadar berbangsa dan bernegara. Yakin

“Pancasila sebagai ideologi negara
dan memiliki kemampuan awal bela negara. Perlu diingat, tugas bela negara bukan hanya milik Kementerian Pertahanan, TNI dan Polri semata, namun merupakan tugas dan kewajiban kita semua sebagai seluruh komponen bangsa. Dengan semangat bela negara, saya yakin kita mampu menghadapi berbagai macam rintangan dan menggapai cita-cita bangsa,” tutup Farid. (Adm)