Makna 79 Tahun Kemerdekaan RI, Ini Kata Camat Rantau Bayur Syaiful Azuar

Banyuasin1494 Dilihat

Banyuasin – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI) akan segera digelar, hal ini tentu saja memiliki makna bagi rakyat Indonesia. Hal inilah yang disampaikan Camat Rantau Bayur Syaiful Azuar SSos MSi.

Camat Syaiful Azuar mengatakan, kata kemerdekaan merupakan sesuatu yang telah di perjuangkan oleh para pendiri bangsa. Sebagai penerus bangsa tentu harus mampu mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

“79 tahun lalu banyak orang berjuang untuk memerdekakan Indonesia, sehingga nilai-nilai harus diterapkan dan kita berjuang dalam visi kemerdekaan,” ujar Camat Syaiful ditemui di ruang kerjanya, Senin (12/8).

Ia mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya membangun sinergi dan kolaborasi dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemerataan infrastruktur di kecamatan yang berkualitas.

Selain itu, ia berharap masyarakat juga dapat menanamkan nilai-nilai perjuangan dari kemerdekaan secara komplit. Karena lanjut Syaiful, kita sebagai bangsa Indonesia wajib menghormati jasa para pahlawan kita.

“Saya contohkan bahwa di rumah, kita wajib pasang bendera bukan seadanya, bukan bendera digantung saja seadanya, ada yang pakai batang sapu, bagaimana kita melihat perjuangan orang terdahulu kita dengan hal semacam itu,” ujar dia.

Sehingga, pihaknya mulai mewajibkan warga melakukan pemasangan bendera dengan menggunakan tiang. “Semua rumah di wilayah saya, diwajibkan memasang bendera pakai tiang, tidak boleh pake batang sapu lagi, ini salah satu tandanya kita menjiwai,” kata dia.

Disampaikannya juga bahwa untuk memeriahkan HUT ke 79 Kemerdekaan RI, pihak Kecamatan Rantau Bayur akan menggelar kegiatan gerak jalan dan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus. “Gerak jalan ini akan melibatkan anak sekolah mulai dari tingkat SD SMP dan SMA,” jelas dia.

Disi lain, ketika ditanya makna 79 tahun kemerdekaan RI bila dilihat dari sisi pembangunan dan pendidikan dan perekonomian. Apakah Indonesia sudah merdeka seperti yang diharapkan semua masyarakat.

Menurut Syaiful, masyarkat jangan hanya memandang dari sisi perekonomian saja, karena kalau masyarkat hanya memandang dari satu sisi mungkin ia bisa mengartikan belum merdeka sepenuhnya.

“Mereka hanya mengukur kemerdekaan ini dari sisi ekonomi sedangkan secara umum mereka sudah merasakan kemerdekaan baik itu di bidang pembangunan, pendidikan, kesehatan dan hukum intinya sudah dirasakan masyarakat,” ucap dia. (Adm)