Banyuasin – Komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Banyuasin di bidang pendidikan memang sangat luar biasa. Hal tersebut dibuktikan Disdikbud Kabupaten Banyuasin dengan mengadakan bimtek Pendampingan Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) bagi Kepala Sekolah SDN.
Kegiatan ini berlangsung di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Suak Tapeh, Senin (1/7), yang diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah di tiga kecamatan yakni Kecamatan Suak Tapeh, Kecamatan Betung, dan Kecamatan Pulau Rimau.
Selaku pembicara dalam kegiatan ini Kepala bidang kurikulum Disdikbud Banyuasin Dr Farhil Huda MPd, dan dihadiri Korwil Disdikbud dari tiga kecamatan serta pengawas sekolah dari tiga kecamatan.
Korwil Disdikbud Suak Tapeh Herlani SPd saat membuka acara tersebut menyampaikan, adanya bimtek ini diharapkan mampu mendorong pelaksanaan kurikulum merdeka yang banyak menggunakan platform digital.
“Semoga peserta didik bersemangat dalam proses pembelajaran. Sehingga implementasi kurikulum merdeka berjalan dengan baik,” ujar Herlani dalam sambutannya.
Diketahui, selama pandemi covid-19, kegiatan pendidikan mengalami gangguan pembelajaran (learning loss).
Untuk mengatasi kondisi ini, diperlukan strategi pemulihan pembelajaran yakni dengan Kurikulum baru sesuai SK BSKAP Nomor 033/KR/H/2022 bernama Kurikulum Merdeka (Kuka).
“Ini merupakan kebijakan baru dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi,” ungkap dia.
Dikatakan Herlani, dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.
Lanjut dia, di dalam kurikulum ini terdapat projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila yang dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah.
“Oleh karena itu Pemkab Banyuasin melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP),”pungkas dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Kurikulum Disdikbud Banyuasin Dr Farhil Huda MPd berharap yang mengikuti Bimtek ini, dapat meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat membagi ilmu dengan tenaga pendidik di sekolah masing-masing di daerah.
“Diharapkan para kepala sekolah agar menyiapkan SDM yang handal dan membentuk karakter yang memiliki adab, sopan santun dan pribadi yang baik,” tegas Fahril Huda saat dikonfirmasi usai acara tersebut.
Ia menjelaskan, dengan peningkatan kompetensi kepala sekolah SD di dalam implementasi kurikulum merdeka ini akan membawa dampak juga bagi guru – guru di sekolah. Sehingga kurikulum merdeka yang dilaksanakan itu bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan oleh Pemerintah, yang bermuara kepada kompetensi siswa.
“Harapan pelajar Pancasila ada rasa gotong royong nya, beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa, berkebhinekaan global, berfikir kritis, itu terjadi pada siswa dan siswi,” jelas dia. (Adm)









