Ground Check Hotspot di Sembawa, Polisi Catat Lahan Terbakar Sekitar 1 Hektare

Banyuasin30 Dilihat

Banyuasin – Polsek Banyuasin III melalui Satgas Posko Karhutla Banyuasin III bersama personel Piket Subsektor Sembawa melakukan pengecekan titik panas atau hotspot di wilayah Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Jumat (18/9).

Pengecekan dilakukan setelah adanya informasi satu titik hotspot dari Piket Siaga Command Center Polres Banyuasin dan aplikasi Stop Karhutlah Polda Sumsel. Titik tersebut berada pada koordinat -2,8445000, 104,5381200 dengan waktu terdeteksi pada pukul 12.57.31 WIB.

Kapolsek Banyuasin III AKP Robby Monodinata SH MH melalui Satgas Posko Karhutla Banyuasin III dan personel Piket Subsektor Sembawa, Aipda Yatiman dan Aipda Efran Suryawan, melaksanakan ground check mulai pukul 14.20 WIB dengan menggunakan aplikasi Maps dan Maverick serta kendaraan roda dua dan roda empat.

Namun, setelah dilakukan pengecekan, titik koordinat hotspot tersebut tidak dapat dijangkau oleh personel karena kondisi akses menuju lokasi yang sulit.

Berdasarkan hasil pengecekan yang diperoleh, terdapat informasi lahan terbakar dengan luas sekitar satu hektare. Lahan tersebut diketahui memiliki vegetasi berupa semak belukar, lemidang dan putri malu dengan jenis tanah mineral. Pemilik lahan belum diketahui.

Dalam laporan pengecekan tersebut tidak terdapat informasi mengenai luas lahan yang telah dipadamkan maupun kondisi api terkini.

Kapolsek Banyuasin III melalui Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar, SH menyampaikan bahwa personel tetap melakukan langkah pencegahan di wilayah rawan Karhutla melalui patroli dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Personel terus melakukan pemantauan dan patroli di wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka hutan dan lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi panas dan kemarau,” ujarnya.

Selain melakukan pengecekan hotspot, personel Polsek Banyuasin III juga melaksanakan sosialisasi dan penyebaran maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan. Patroli Karhutla bersama pemerintah setempat turut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api di wilayah rawan.

Dalam pelaksanaan ground check, personel menghadapi kendala berupa akses menuju titik hotspot yang sulit dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat serta keterbatasan alat pemadaman.

Polsek Banyuasin III terus melakukan pemantauan dan langkah pencegahan Karhutla serta akan melaporkan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat informasi terbaru di lapangan. (Adm)