Pemdes Biyuku Gelar Pra Musrenbang Rembuk Stunting Untuk Perencanaan TA 2027

Banyuasin491 Dilihat

Banyuasin – Pemerintah Desa (Pemdes) Biyuku, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, gelar Pra Musrenbang Rembug Stunting dalam rangka menyusun rencana kegiatan untuk Tahun Anggaran 2027. Acara tersebut bertempat di Kantor Desa Biyuku, Selasa (15/9).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Biyuku Pandi Hardiansyah dan dihadiri oleh Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi yang diwakili Sekcam Arwin Saleh SIP MSi didampingi Kasi PPD Enny Yoseta SKM MKes, Pendamping Desa Suak Tpaej Febri Wansyah ST dan Baharudin ST, PLD Biyuku M Yusuf.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua BPD Biyuku Hosadi beserta anggota, Perangkat Desa Biyuku, Kader PKK, Bidan Desa, Kader KPM, Kader Posyandu, Kader PAUD, para Ketua RT, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Pembahasan diarahkan pada pemetaan kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting.

Melalui Pra Musrenbang Rembuk Stunting ini, bersama masyarakat melakukan pembahasan dan penjaringan usulan pembangunan yang akan menjadi bahan dalam penyusunan perencanaan kegiatan Tahun Anggaran 2027.

Kepala Desa Biyuku Pandi Hardiansyah meminta kepada para peserta silahkan ajukan usulan apa yang nanti diperlukan di desa.” Silahkan ajukan usulan kalian biar kami tau apa yang di butuhkan di desa ini,” ungkap Pandi Hardiansyah dalam sambutannya.

Pandi Hardiansyah juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan perencanaan pembangunan Desa Biyuku disusun berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

“Melalui Pra Musrenbang Rembuk Stunting ini, kita berharap seluruh usulan masyarakat dapat dibahas secara bersama-sama dan menjadi dasar dalam menentukan prioritas kegiatan Pemerintah Desa Biyuku untuk Tahun Anggaran 2027,” imbuhnya.

Pandi sapaan akrabnya juga mengharapkan dukungan seluruh unsur masyarakat agar proses perencanaan pembangunan dapat berjalan secara transparan, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan prioritas.

Kegiatan berlangsung dalam suasana musyawarah dan partisipatif, dengan seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan serta usulan demi mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Biyuku.

Sementara itu, Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi yang diwakili Sekcam Arwin Saleh dalam kesempatan tersebut memberikan himbau terkait larangan membakar hutan dan lahan.”Tidak ada ampun bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,” tegas Sekcam Arwin Saleh.

Terkait Pra Musrenbang Rembuk Stunting Arin Saleh mengatakan bahwa hal tersebut adalah forum perencanaan pembangunan khusus yang bertujuan mempercepat penurunan prevalensi stunting melalui integrasi program lintas sektor, konvergensi data, dan pengoptimalan anggaran.

“Fokus utamanya mencakup intervensi gizi, perbaikan sanitasi, ketahanan pangan, dan pendampingan keluarga beresiko,” ujar Sekcam Arwin Saleh, dalam sambutannya pada acara tersebut.

Arwin Saleh menambahkan bahwa meskipun sudah ada MBG, pola asuh yang baik berperan sangat penting dalam pencegahan stunting. Pola asuh erat kaitannya dengan perilaku dan kebiasaan yang dilakukan oleh anggota keluarga. (Adm)