Manfaatkan Lahan Tidur 496 Hektare , Bupati Askolani Optimis Rebut Peringkat Pertama Penghasil Beras Se- Indonesia

Banyuasin17 Dilihat

Banyuasin – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus melakukan langkah agresif untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengejar posisi puncak lumbung pangan Nusantara.

Mengoptimalkan potensi daerah, Bupati Banyuasin Dr H Askolani SH MH, secara langsung memimpin penaburan benih padi perdana di atas lahan tidur, memulai aktivasi 6 hektar pertama dari total target 496 hektar lahan yang akan diproduktifkan. Tabur benih ini sendiri diadakan di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung, Kamis (10/9).

Langkah strategis ini diyakini akan semakin mengukuhkan posisi Banyuasin yang sebelumnya telah sukses menduduki peringkat pertama sebagai daerah dengan Peningkatan Produksi Beras Nasional tertinggi sepanjang tahun 2025.

Saat ini, Banyuasin tercatat kokoh sebagai penghasil gabah terbesar di Sumatera dan menduduki posisi kedua di tingkat nasional dengan capaian fantastis 1.176.108 Ton Gabah Kering Giling (GKG) pada akhir 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH menegaskan bahwa upaya pemanfaatan lahan tidur ini adalah kunci untuk merebut posisi puncak secara nasional.

“Hari ini kita mulai menabur benih di area seluas 6 hektar, sebagai langkah awal dari total 496 hektar lahan tidur yang akan kita hidupkan kembali. Ini bukan sekadar menanam padi, tapi sebuah komitmen besar,” ujarnya.

“Mengingat tahun 2025 kita sudah berhasil memproduksi lebih dari 1,17 juta ton GKG dan menjadi nomor dua nasional, maka dengan perluasan lahan ini, target menjadikan Kabupaten Banyuasin sebagai Penghasil Beras Peringkat Pertama se-Indonesia bukanlah hal yang mustahil. Kita akan capai itu,” tegasnya. (Adm)