Muba – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendorong percepatan penataan dan legalisasi aset daerah, termasuk penyelesaian persoalan tapal batas. Seluruh aset yang menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Muba diminta segera memiliki status hukum yang jelas dan dilengkapi sertifikat.
Penegasan tersebut disampaikan Sekda Muba Drs Syafaruddin, M.Si saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tungkal Jaya, yang dipusatkan di Kantor Camat Tungkal Jaya, Selasa (8/9/2026).
Syafaruddin menegaskan, persoalan aset dan tapal batas yang hingga kini belum terselesaikan harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari kecamatan, desa, sekolah, puskesmas hingga perangkat daerah terkait.
“Inilah kesempatan kita, di tahun 2026 ini urusan aset dan tapal batas ini harus diselesaikan agar yang statusnya milik pemerintah ini jelas dan bersertifikat. Terutama lahan sekolah harus disegerakan ada sertifikat,” tegasnya.
Menurutnya, kejelasan status kepemilikan aset sangat penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.
Karena itu, Sekda meminta camat berperan aktif mengkoordinasikan para kepala desa dalam proses inventarisasi maupun penyelesaian administrasi aset dan tapal batas di wilayah masing-masing.
“Saya minta camat harus mengkoordinir kepala desa. Pak Kades jangan sampai kegiatan soal aset ini menjadi ricuh, bentuk tim agar kegiatan ini berjalan dengan baik,” tambahnya.
Ia menekankan, penyelesaian aset tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab satu instansi. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.
Khusus untuk aset berupa lahan sekolah, Syafaruddin meminta agar proses sertifikasi diprioritaskan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan fasilitas pendidikan yang berdiri di atas lahan pemerintah memiliki legalitas yang kuat.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda Muba didampingi Kepala Dinas Koperasi Muba Zulkarnain, S.P., Camat Tungkal Jaya Muksin, S.Pd.I, Perwakilan Satpol PP, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, serta perwakilan BPKAD Muba.(Evan)















