Pantang Menyerah Akhirnya Anak Petani Ini Lulus Casis TNI AD

Banyuasin140 Dilihat

Banyuasin – Kisah anak petani yang gigih dan pantang menyerah hingga akhirnya lulus menjadi calon siswa (casis) atau prajurit TNI adalah cerita nyata yang sangat menginspirasi. Dia adalah Deka Yuliansyah anak sulung pasangan dari Heriyadi dan Sudalia.

Ada banyak pemuda dari latar belakang keluarga petani yang berhasil membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi dan profesi orang tua bukanlah halangan untuk lolos seleksi TNI. Kisah-kisah ini menjadi bukti nyata bahwa TNI terbuka bagi siapa saja yang memiliki mental baja, fisik yang kuat, dan dedikasi yang tinggi.

Deka Yuliansyah yang merupakan warga Desa Talang Ipuh, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, sudah berkali kali mengikuti test TNI. Meski gagal berkali-kali, ia akhirnya lolos setelah enam kali tes.

“Dia selalu tekun belajar dan latihan fisik untuk mencapai cita-citanya untuk menjadi seorang TNI,” ucap Heriyadi ayah kandung dari Deka Yuliansyah, saat dibincangi media ini, Sabtu (11/7).

Sekadar diketahui, Deka Yuliansyah menempuh pendidikan di SDN 2 Suak Tapeh, SMPN 1 Suak Tapeh, dan SMAN 1 Suak Tapeh. Setelah lulus SMA, Deka sempat menjadi Satuan Pengaman (Satpam) di pelabuhan Tanjung Api – Api. Kemudian berhenti jadi Satpam dan fokus mempersiapkan diri untuk tes TNI AD.

“Tak ada kado yang lebih membahagiakan daripada bangga melihat anak kami sukses meraih apa yang diimpikannya selama ini, kiranya kedepan anak saya Deka Yuliansyah lebih sukses di masah karirnya,” ucapnya.

Tekad Deka Yuliansyah untuk menjadi tentara bulat. Anak petani dari Desa Talang Ipuh itu tak menyerah meski sempat lima kali gagal tes. Di mana ada kemauan di situ ada jalan. Petuah bijak itu sepertinya tepat menggambarkan kehidupan Deka Yuliasnyah.

Perjalanan Deka Yuliansyah masuk TNI AD memang tak mudah. Kegagalan demi kegagalan pernah diterimanya. Bukan hanya sekali, namun hingga total enam kali “Alhamdulillah perasaan saya sangat bahagia diterima menjadi calon siswa TNI,” ucap Deka Yuliansyah.

Anak sulung dari dua bersaudara ini menceritakan, sejak kecil dirinya memang bercita-cita menjadi anggota TNI. Hingga akhirnya tahun 2026 ia mengikuti tes TNI AD dari Kodam II Sriwijaya. (Adm)