Rakerda ABUJAPI Sumsel Bahas Kompetensi Satpam hingga Kebijakan Ketenagakerjaan

Sumsel16 Dilihat

Palembang – Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Badan Pengurus Daerah (BPD) Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Hotel Amaris Palembang, Kamis (18/6/2026).

Rakerda tahun ini mengusung tema “Mendorong Profesionalisme Profesi Satuan Pengamanan yang Memiliki Kompetensi” sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia satuan pengamanan (satpam) dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., Ketua Umum BPD ABUJAPI Sumsel H. Hairil Anwar Moerni, S.E., jajaran pengurus ABUJAPI, pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), serta para peserta dari berbagai perusahaan jasa pengamanan di Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Hari Purnomo mengapresiasi tema yang diangkat dalam Rakerda tersebut.

 

Menurutnya, perkembangan situasi keamanan saat ini menuntut satpam untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

“Temanya sangat luar biasa. Tantangan yang dihadapi satuan pengamanan saat ini semakin kompleks. Karena itu, solusinya adalah meningkatkan kompetensi. Kami berharap melalui Rakerda ini lahir berbagai gagasan dan ide untuk meningkatkan kualitas satpam di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polda Sumsel mendukung penuh langkah ABUJAPI dalam mewujudkan satpam yang kompeten dan profesional. Menurutnya, pembinaan melalui pendidikan, pelatihan, penyegaran kemampuan, serta peningkatan wawasan harus terus dilakukan agar satpam mampu memberikan pelayanan keamanan yang optimal kepada masyarakat dan lingkungan kerjanya.

“Kami berharap para pimpinan BUJP terus memberikan pembinaan dan pelatihan kepada anggota satpam sehingga mampu menjawab berbagai tantangan keamanan di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD ABUJAPI Sumsel H. Hairil Anwar Moerni mengatakan pihaknya berkomitmen mendorong profesi satpam agar semakin profesional dan memiliki posisi strategis dalam mendukung keamanan nasional.

“Satpam adalah mitra strategis Polri. Karena itu kami terus mendorong agar profesi satpam naik kelas, memiliki kompetensi yang memadai dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional,” katanya.

Hairil menjelaskan bahwa sesuai regulasi yang berlaku, satpam merupakan bentuk pengemban fungsi kepolisian terbatas di lingkungan kerja masing-masing. Oleh karena itu, setiap anggota satpam harus menjadi teladan dalam ketaatan hukum, disiplin, dan etika profesi.

“Satpam harus menjadi contoh yang baik di lingkungan kerjanya. Tidak boleh melanggar hukum dan harus mampu memberikan pelayanan yang humanis serta profesional,” tegasnya.

Selain peningkatan kompetensi teknis, ABUJAPI juga mengingatkan para satpam agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial. Komunikasi yang intensif antara perusahaan dan anggota juga terus didorong untuk menjaga kualitas pelayanan dan profesionalisme personel.

Dalam Rakerda tersebut, peserta juga membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan dunia usaha jasa pengamanan, di antaranya kebijakan perpajakan, program BPJS Ketenagakerjaan, serta pemahaman terhadap regulasi terbaru termasuk perubahan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Kami ingin anggota memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka sehingga dapat bekerja secara profesional dan sesuai aturan. Target akhirnya adalah perusahaan berkembang, anggota disiplin, kompeten, dan semakin sejahtera,” ujar Hairil.

Wakil Ketua Umum ABUJAPI Sumsel, Sunardi, menambahkan bahwa Rakerda 2026 juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi terkait seperti Dinas Tenaga Kerja, BPJS Ketenagakerjaan, dan organisasi profesi yang relevan dengan aktivitas jasa pengamanan.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah strategis bagi para pelaku usaha jasa pengamanan untuk menyusun program kerja, meningkatkan kualitas rekrutmen tenaga satpam, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Melalui Rakerda ini, kami berharap seluruh anggota ABUJAPI dapat semakin solid dan mampu menghadirkan layanan jasa pengamanan yang profesional, kompeten, serta sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat,” pungkasnya.