Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Warga Sungai Dua Bersinergi dengan TNI-Polri Jelang Idul Adha

Banyuasin22 Dilihat

Banyuasin – Menjelang Hari Raya Idul Adha, akses jalan lintas Palembang–Jejawi di Ogan Komering Ilir (OKI) yang sering menjadi langganan kecelakaan dan kemacetan, mendapat perhatian serius dari aparat desa, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Lintas Palembang–Jejawi, tepatnya di Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, dilakukan kegiatan penimbunan dan perbaikan jalan menggunakan batu koral sebanyak 18 kubik.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sungai Dua, Bapak Hartomi, dan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Sungai Dua Bripka Randi Lukman serta Babinsa dan warga desa setempat.

Menurut warga setempat, inisiatif perbaikan jalan ini bermula dari laporan Bripka Randi Lukman yang kerap memantau titik rawan kecelakaan di wilayah binaannya. Ia menyadari bahwa ruas jalan tersebut sangat membahayakan pengendara, terutama kendaraan bermuatan berat yang kerap terguling hingga menyebabkan kemacetan panjang.

“Pak Bripka Randi yang pertama kali mengusulkan agar kita segera bertindak. Beliau tidak hanya melapor, tapi turun langsung memimpin. Beliau yang mengatur pembagian tugas, mengoordinasikan mobilisasi batu koral, hingga ikut mengayunkan sekop,” ujar Hartomi, Kepala Desa Sungai Dua.

Tujuan utama dari perbaikan ini adalah untuk mencegah jalan semakin rusak parah dan memastikan akses tetap layak digunakan oleh masyarakat, baik sebelum, selama, maupun setelah Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Sepanjang proses perbaikan berlangsung, situasi arus lalu lintas diatur secara bergantian, dan tidak terjadi hambatan berarti. Masyarakat sekitar menyambut positif langkah ini dan berharap jalan tersebut dapat bertahan lebih lama hingga musim hujan tiba.

Hingga kegiatan berlangsung, Bripka Randi Lukman juga menyiagakan pengaturan lalu lintas bergantian sehingga tidak terjadi kemacetan berarti, Ia bahkan sempat menghentikan kendaraan besar untuk memberi prioritas pada truk pengangkut batu koral yang masuk ke lokasi perbaikan. (Adm)