Banyuasin – Pemerintah Desa (Pemdes) Pagar Bulan, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuaisn, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa 2026 kepada warga penerima manfaat dengan jumlah yang jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.
Kegiatan ini dengan melibatkan langsung Kepala Desa (Kades) Pagar Bulan Kurnaidi, Sekretaris Desa Agung Franata, serta perangkat desa lainnya. Selain itu, aparat keamanan desa dan unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut hadir untuk memastikan proses berjalan tertib dan transparan.
Kades Pagar Bulan Kurnaidi, saat dikonfirmasi mengatakan, penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun 2026 dipastikan tetap berjalan, namun adanya perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ini meliputi skema penurunan total pagu anggaran, serta fleksibilitas data.
Namun demikian, pemerintah desa mencatat penurunan drastis jumlah nominal yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan tahun sebelumnya masing – masing KPM menerima Rp 300.000,00/bulan, namun tahun ini hanya Rp 150.000,00.
“Tahun sebelumnya ada 16 KPM yang menerima BLT DD ini namun tahun 2026 ini sedikit ada pengurangan dan berdasarkan hasil Musyawarah desa (Musdes) ditetapkan sebanyak 15 KPM yang memang layak untuk menerima bantuan tunai tersebut,” ujar Kades Pagar Bulan Kurnaidi, Minggu (26/4).
Kades Kurnaidi menerangkan, bahwa BLT DD ini disalurkan 6 bulan sekaligus yakni dari bulan Januari s.d Juni 2026.” Penyaluran bantuan tunai ini seperti pada tahun sebelumnya dengan cara door to door,” ungkapnya.
Terkait perubahan BLT DD ini langsung memicu perhatian masyarakat, terutama karena bantuan tersebut menjadi salah satu penopang kebutuhan dasar warga kurang mampu terutama yang memang masuk kategori miskin ekstrem.
Kurnaidi menjelaskan bahwa penurunan jumlah nominal dan penerima bukan tanpa alasan. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa mengikuti kebijakan penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, desa harus menyesuaikan alokasi bantuan sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Pemerintah Desa Pagar Bulan tidak mengurangi secara sepihak. Sebaliknya, kami mengikuti kebijakan pusat yang memangkas anggaran, namun kami tetap berupaya menjaga agar bantuan tepat sasaran meskipun jumlahnya terbatas,” tegasnya.
Di sisi lain, penyesuaian anggaran ini langsung berdampak pada distribusi BLT DD 2026 di tingkat desa. Pemerintah desa harus melakukan verifikasi ulang data penerima agar bantuan benar-benar menyasar warga yang paling membutuhkan.
Selanjutnya, Kurnaidi mengimbau para penerima agar menggunakan bantuan secara bijak. Ia meminta warga memprioritaskan kebutuhan pokok, seperti bahan makanan dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Menurut dia, bantuan tersebut memang tidak besar, tetapi tetap dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
Selain kepala desa, Ketua BPD bersama anggotanya juga menghadiri kegiatan tersebut. Mereka mengawasi jalannya penyaluran sekaligus memastikan proses berlangsung transparan dan akuntabel. Kehadiran mereka memperkuat kepercayaan publik terhadap mekanisme distribusi bantuan.
Lebih lanjut, Pemerintah Desa Pagar Bulan menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dalam setiap tahapan penyaluran BLT DD 2026. Aparat desa secara aktif melibatkan berbagai unsur, termasuk BPD dan aparat keamanan, guna menghindari potensi penyimpangan.
Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah pusat dapat kembali menambah alokasi anggaran pada masa mendatang. Mereka menilai bantuan langsung tunai masih sangat dibutuhkan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Penyaluran bantuan tahun ini memang menunjukkan penurunan dari sisi jumlah nominal dan penerima. Namun demikian, pemerintah desa berupaya menjaga kualitas distribusi agar tetap tepat sasaran.
“Dengan langkah tersebut, BLT DD 2026 diharapkan tetap memberikan dampak positif, meskipun dalam keterbatasan anggaran,” tutupnya. (Adm)









