Kecanduan Gim Android Ancam Generasi Qur’ani, Minat Belajar di TPA Merosot

Muba415 Dilihat

Muba – Fenomena kecanduan gim pada ponsel Android kini mencapai titik kritis yang mengancam minat belajar santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ). Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dikhawatirkan akan memutus rantai regenerasi generasi Qur’ani di tanah air.

Kecanduan layar digital bukan lagi sekadar tren hiburan, melainkan tantangan serius bagi ketahanan moral bangsa. Para pendidik dan orang tua menyuarakan kekhawatiran bahwa waktu yang seharusnya digunakan untuk mendalami kitab suci kini habis tergilas oleh permainan daring (online games) yang tidak berkesudahan.

“Kita sedang menghadapi tantangan era kecanggihan yang hampir merenggut jiwa belajar anak-anak. Jika dibiarkan, kita akan kehilangan pewaris nilai-nilai luhur bangsa,” tegas seorang tokoh pendidik TPA dalam diskusi penguatan karakter anak di Simpang Sari Lawang Wetan, Jumat (23/1).

Peran Orang Tua sebagai Kunci Menyikapi gempuran teknologi tersebut, peran orang tua ditegaskan sebagai kunci utama penyelamatan masa depan anak. Para orang tua didorong untuk mengambil langkah tegas dalam membatasi penggunaan gawai demi menjaga kedisiplinan belajar agama.

Pendidik tersebut juga mengingatkan bahwa investasi spiritual anak adalah prioritas utama.

“Harapan setiap orang tua adalah memiliki anak shaleh yang mendoakan mereka kelak. Namun, doa itu tidak datang dari jempol yang sibuk main gim, melainkan dari lisan yang terbiasa melantunkan ayat suci,” tambahnya.(Evan)