Sumatera Selatan (Sumsel) – Sekelompok pemuda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan menginisiasi aksi konservasi bebas sampah melalui pengelolaan limbah organik menjadi produk fungsional. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Green Leadership Indonesia (GLI) Batch 5, yang tahun ini mengusung konsep berbeda dari tahun sebelumnya.
Jika tahun sebelumnya fokus pada kegiatan Clean Up atau aksi bersih-bersih sampah, maka tahun ini para peserta tidak hanya melakukan edukasi dan pengumpulan sampah, tetapi juga mengolahnya menjadi berbagai produk bermanfaat dan bernilai ekonomi.
Aksi yang diberi nama GROW LOGIS (Laskar Olah Hijau Sumsel) ini berlangsung selama empat hari, 27–30 November 2025, berkolaborasi dengan Qurnic Farm Indonesia, SMA Puspita Banyuasin, SMA Negeri 4 Palembang, serta masyarakat Desa Sido Mulyo, Kecamatan Air Kubang, Banyuasin.
Ketua GROW GLI Batch 5 Regional Sumsel, Kemas Ilham, menjelaskan bahwa fokus kegiatan tahun ini adalah menciptakan produk fungsional dari sampah organik.
“Kegiatan Grow Logis lebih berfokus pada aksi mengelola sampah menjadi produk fungsional. Jadi bukan hanya edukasi dan bersih-bersih, tetapi menghadirkan produk ramah lingkungan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis, sesuai materi kelas GLI,” ujarnya.
Dalam aksi ini, para pemuda yang tergabung sebagai Green Leaders memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan berbagai produk, seperti: Eko Enzim, Sabun batangan, Sabun cair, Tinta spidol, dan Pupuk Organik Cair (POC).
Kegiatan diikuti oleh 95 siswa, 25 guru, serta 23 warga masyarakat sebagai penerima manfaat.
Guru SMA Puspita Banyuasin, Ahmad Apriadi, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut.“Kami berharap generasi muda selalu menjaga lingkungan. Terima kasih kepada tim GROW GLI Batch 5 Sumsel yang sudah memberikan edukasi mengenai eko enzim kepada anak-anak SMA Puspita,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, GLI Sumsel berharap pemuda semakin aktif menyuarakan isu lingkungan dan mampu berinovasi dalam pengelolaan sampah. Kegiatan ini juga diharapkan berkelanjutan sebagai wadah pengembangan keterampilan, riset, serta kolaborasi pengabdian masyarakat.
Direktur Qurnic Farm Palembang, Deni Satria Mandala, turut memberikan dukungan atas aksi ini.“Sesuai visi misi kami, Bang Sampah Indonesia Legacy, mari kita berkreasi, berinovasi, dan menginspirasi dalam pengelolaan lingkungan,” katanya.
Menutup kegiatan, GLI Regional Sumsel Batch 5 menyampaikan pesan inspiratif.“Untuk Green Leadership Indonesia dan para pemuda, tetap semangat menjaga bumi. Alam semesta memberikan ruang berharga jika kita merawatnya.”
Susunan Panitia GROW LOGIS
Ketua: Kemas Ilham
Wakil: Abdullah
Sekretaris: Intan Aisyah
Bendahara: Anida
PIC Acara: Dini









