Pemdes Air Senggeris Salurkan BLT DD Tahap Akhir Tahun 2025

Banyuasin421 Dilihat

Banyuasin – Pemerintah Desa (Pemdes) Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 19 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berlangsung di kantor desa setempat, Rabu (3/12).

Kegiatan ini dipimpin dan dibuka langsung oleh Kades Air Senggeris Ardiansyah, dan dihadiri Ketua BPD Subendi didampingi Wakil Ketua Efriansah SIP, Pendamping Desa Suak Tapeh Baharudin ST, PLD Air Senggeris Sri Handayani, dan para perangkat desa.

Program yang bersumber dari Dana Desa ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah desa dalam meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, khususnya di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun

Penyaluran BLT DD yang dilakukan secara transparan, tertib, dan tepat sasaran, masing – masing KPM telah menerima bantuan tunai dengan nominal Rp 600.000,00 untuk Periode bulan November dan Desember.

Kades Air Senggeris Ardiansyah, dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa penyaluran BLT DD ini untuk tahap akhir di tahun 2025 yang mana penyalurannya dua bulan yakni bulan November dan Desember.

“Masing – masing KPM per bulannya menerima Rp 300.000,00 dan proses Penyaluran BLT DD ini juga dilaksanakan secara door-to-door bagi warga yang berhalangan hadir, seperti lansia dan penyandang disabilitas,” jelas Andi Wasis.

Penerima BLT DD dilakukan melalui musyawarah desa yang terbuka dan partisipatif. Kriteria utama mencakup keluarga yang tidak menerima bantuan sosial lain (PKH, Kartu Prakerja), memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis atau disabilitas.

“Selanjutnya, lansia hidup sendiri,
serta mengalami kehilangan mata pencaharian. Proses verifikasi lapangan dan pendataan yang transparan menjadi kunci keberhasilan program ini,” terangnya.

Ia juga menyampaikan kepada para KPM bahwa untuk di tahun 2026 pihaknya belum bisa memastikan apakah program BLT DD masih ada apa tidak karena DD habis dipangkas untk koperasi desa merah putih.

“Perlu kami sampaikan terkait program BLT DD ini untuk tahun 2026 apakah masih ada apa tidak termasuk insentif para kader desa, guru ngaji dan Marbot Masjid karena Dana Desa banyak dipangkas untuk koperasi desa merah putih,” terangnya.

Menurut Ardiansyah, andaikata program BLT ini masih ada pihaknya juga pilah – pilah KPM nya yang memang yang layak untuk menerima dan pihaknya akan melakukan rapat kembali bersama BPD untuk melakukan verifikasi ulang. (Adm).