Ringankan Beban Masyarkat, Polres Banyuasin Terus Gencar Gelar GPM

Banyuasin129 Dilihat

Banyuasin – Polres Banyuasin saat ini terus gencar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai wujud kepedulian Polri dalam meringankan beban masyarakat. GPM ini terus digelar di berbagai wilayah dalam Kabupaten Banyuaisn.

Kali ini Polres Banyuaisn melaporkan keberhasilan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog yang digelar di Polsek Air Kumbang, Senin (27/10).

Dalam kegiatan GPM tersebut Polres Banyuasin bersama forum Bulog berhasil mendistribusikan 10 ton beras SPHP kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Masyarkat penuh antusias dan menyambut baik GPM ini.

Dalam laporannya kepada Kapolda Sumsel, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo SH SIK MIK menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah fluktuasi harga pasar.

Pelaksanaan GPM diawali dengan persiapan yang matang. Polsek Air Kumbang bekerja sama dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan setempat dalam menyiapkan lokasi dan sarana prasarana.

“Sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan sebelumnya oleh Bhabinkamtibmas, serta melalui penyebaran flyer di akun Instagram Polres Banyuasin dan media sosial lainnya,” terang Kapolres Ruri

10 ton beras dalam kemasan 5 kilogram diangkut langsung oleh personel Polsek Air Kumbang dari gudang Bulog di Suka Maju, Palembang. Dengan jumlah total 2.000 karung, beras tersebut kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang telah memadati lokasi.

Guna memastikan keamanan dan kelancaran distribusi, personel Polres dan Polsek jajaran yang dikendalikan langsung oleh Kapolres Banyuasin diterjunkan untuk mengamankan lokasi. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat (Sekcam) Air Kumbang, para Kepala Desa, serta seluruh jajaran Polsek Air Kumbang.

Kegiatan ini membuahkan hasil yang signifikan. Sebanyak 10.000 kg atau 10 ton beras SPHP berhasil laku terjual habis kepada 1.000 orang pembeli. Beras dijual dengan harga Rp 58.000 per kantong isi 5 kg, atau setara dengan Rp 11.600 per kilogram—harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga eceran di pasaran.

Selain keberhasilan penjualan, kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dan harapan dari masyarakat. Dalam laporannya, Polres Banyuasin mencatat dua poin penting dari masyarakat.

Keberlanjutan Program Masyarakat berharap kegiatan serupa secara rutin dapat dilaksanakan dengan harga yang tetap terjangkau untuk mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran. Jaminan Kualitas Masyarakat juga menginginkan kualitas dan mutu beras SPHP yang dijual dapat tetap terjaga dengan baik.

Dengan ditutupnya laporan ini, Polres Banyuasin menyampaikan terima kasih dan mohon petunjuk serta arahan lebih lanjut dari pimpinan. Keberhasilan GPM ini diharapkan dapat menjadi contoh dan terus dikembangkan untuk kemaslahatan masyarakat luas. (Adm)