Cegah Stunting, Babinsa Serka Oki Berusli Hadiri Rembuk Stunting

Banyuasin129 Dilihat

Banyuasin – Cegah stunting, Babinsa Koramil 430-05/Betung Serka Oki Berusli, menghadiri acara Rembuk Stunting, Penanganan dan Pencegahan Stunting tingkat Desa di Kantor Desa Tanjung Laut, Kecamatan Suak Tapeh, Selasa (2/9).

Kegiatan yang digelar Pemdes Tanjung Laut ini dalam rangka konvergensi pencegahan dan penanganan stunting menuju indonesia emas serta meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai stunting.

Hadir, Kades Tanjung Laut Samsul Bahri, Kasi PPD Suak Tapeh Enny Yoseta SKM MKes, Bhabinkamtibmas Bripka Antoni,
5.Ketua BPD Maryadi S.PdI, Pendanping Desa, Kader PKK, Kader KB, Kader Posyandu, Kader KPM, Perangkat Desa Tanjung Laut, Toga, Todat, dan Tomas serta undangan lainnya.

Babinsa Serka Oki Berusli menjelaskan, bahwa rembuk stunting ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen para pemangku kebijakan dalam penanganan stunting.

“Digelarnya rembuk stunting ini untuk memperkuat koordinasi, perencanaan, dan evaluasi, di tingkat desa bebas stunting dalam rangka konvergensi pencegahan dan penanganan stunting menuju indonesia emas dalam upaya mencegah stunting, ”ungkap Serka Berusli.

Selain itu, Oki Berusli, menegaskan rembuk stunting ini menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi
dan kesehatan keluarga.

Pemerintah Desa Tanjung Laut dan Babinsa serta stakeholder lainnya berkomitmen memberikan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat lebih sadar akan dampak buruk stunting terhadap generasi mendatang.

Ia mengingatkan para ibu – ibu agar jangan sungkan untuk membawa anaknya berobat ke Puskesmas.
“Jaga kebersihan dan kesehatan dilingkungan keluarga dan tempat tinggal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kades Tanjung Laut Samsul Bahri, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi dan rembuk stunting yang dilaksanakan Pemerintah Desa Tanjung Laut.

“Rembuk stunting ini merupakan bentuk komitmen kami dari Pemerintah Desa Tanjung Laut dalam mendukung upaya penurunan angka stunting,” ujar Samsul Bahri

Ia berharap seluruh pihak yang ada
di desa dapat berperan aktif dalam memberikan pelayanan dan turut mensosialisasikan informasi tentang stunting.

“Peran serta seluruh masyarakat sangat penting dalam proses penanganan dan pencegahan stunting di tingkat desa,” tambahnya, seraya menyebut remuk ini juga untuk menampung berbagai usulan yang akan dimuat di RKPDes Tahun anggaran 2026.

Pencegahan stunting sesuai program pemerintah pusat harus dilaksanakan dengan memberikan makanan tambahan, baik dari pusat maupun desa, bagi semua balita dan ibu hamil.

“Melalui kegiatan ini diharapkan angka stunting dapat ditekan sehingga kualitas hidup anak-anak sebagai generasi penerus desa semakin meningkat,” pungkasnya. (Adm).