DPMD Banyuasin Pantau Langsung Unit Usaha Ayam KUB BUMDes Karya Bersama Desa Air Senggeris

Muba605 Dilihat

Banyuasin – DPMD Banyuasin melakukan sidak (inspeksi mendadak) untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan budidaya Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sidak kali ini, Kabid Kerjasama Desa DPMD Banyuasin Yasir Darojat beserta rombongan memantau langsung Unit Usaha Budidaya Ayam KUB yang dikelola oleh BUMDes Karya Bersama Desa Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, Selasa (26/8).

Kabid Kerjasama Desa DPMD Banyuasin Yasir Darojat, saat dibincangi media ini mengatakan, sidak ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional, mengidentifikasi kendala, serta memverifikasi penggunaan anggaran dan perkembangan usaha peternakan KUB tersebut.

“Sidak ini mencakup pemeriksaan kondisi ayam, kandang, pakan, sistem manajemen, dan catatan keuangan untuk mengoptimalkan hasil dan keberlanjutan usaha,” ujar Yaser, sapaan akrabnya.

Dalam giat ini, Yaser memastikan peternakan berjalan sesuai rencana dan target produksi. Mendeteksi kendala yang mungkin dihadapi dalam operasional budidaya ayam KUB, seperti penyakit, kekurangan pakan, atau masalah manajemen.

Pihaknya juga melakukan verifikasi penggunaan dana desa (DD) yang dialokasikan untuk budidaya ayam
KUB agar sesuai dengan ketentuan.
Mengidentifikasi praktik terbaik dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas budidaya dan hasil produksi.

“Kami dari DPMD Banyuasin selalu
memberikan dukungan teknis dan konsultasi kepada pengelola BUMDes Karya Bersama agar usaha peternakan ayam KUB dapat berkembang dengan baik,” terangnya.

Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) adalah galur ayam kampung hasil seleksi genetik untuk meningkatkan produktivitasnya, khususnya untuk produksi telur dan daging.

“Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan usaha yang bertujuan untuk mengelola potensi ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya

Yaser berharap, BUMDes Karya Bersama Desa Air Senggeris berkembang sesuai potensi desa, memenuhi syarat hukum dan pengelolaan yang baik, serta memberikan dampak positif bagi ekonomi desa.

“DPMD berperan dalam membantu dan mengawasi pengembangan usaha BUMDes agar sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa,” ungkapnya.

Pihak dari DPMD sidak Usaha BUMDes adalah upaya proaktif dinas PMD untuk memastikan pengelolaan dan pengembangan usaha BUMDes berjalan efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat desa.

“Hasil dari sidak diharapkan dapat mendorong peningkatan usaha BUMDes yang pada akhirnya berdampak pada penguatan ekonomi desa dan keluarga,” tukasnya.

Direktur Utama BUMDes Karya Bersama Desa Air Senggeris Suparjo, menyambut baik kedatangan dari DPMD Banyuasin yang langsung mengecek Unit Usaha Ayam KUB yang dikelolanya.

Ia memaparkan selama melakukan Unit Usaha Budidaya Ayam KUB ini tidak mengalami kendala dan dari 1.500 bibit Ayam KUB yang dikelolanya kini sudah empat kali panen yang dijual ke tengkulak dengan harga Rp 35.000/kg.

“Alhamdulillah kami sudah empat kali panen dengan total seluruhnya yang terjual ke tengkulak sebanyak 370 kg dengan harga Rp 35.000/kg dan hari ini akan panen lagi yang kelima,” katanya.

Menurut Suparjo, Unit Usaha yang dikelolanya menunjukkan keberhasilan dalam pengembangan ekonomi lokal melalui budidaya Ayam KUB yang berdaya saing tinggi.

“Sukses panen ayam KUB bisa dicapai dengan menerapkan manajemen kandang yang efisien, memastikan asupan pakan bergizi, melakukan biosecurity ketat untuk mencegah penyakit,” terangnya.

Suparjo menegaskan, untuk pemasaran
pihaknya dari BUMDes Karya Bersama Desa Air Senggeris membangun jaringan pemasaran yang baik untuk menyalurkan hasil panen ke pasar. (Adm)