Tingkatkan Fasilitas Umum, Pemdes Bengkuang Renovasi Balai Pertemuan

Muba621 Dilihat

Banyuasin – Guna meningkatkan fasilitas umum, Pemerintah Desa (Pemdes) Bengkuang, Kecamatan
Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, melakukan renovasi gedung Balai Pertemuan

Kepala Desa Bengkuang Ahmad
Hazairin mengatakan Pembangunan renovasi tersebut dikerjakan beberapa Minggu yang lalu dan pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat Desa Bengkuang.

“Pembangunan renovasi gedung
balai pertemuan ini anggarannya bersumber dari Dana Desa tahap I
tahun 2025 dan ni rehab ringan,”
ungkap Kades Ahmad Hazairin,
Rabu (16/7).

Ahmad Hazairin menuturkan, pembangunan renovasi gedung
balai pertemuan tersebut juga
untuk meningkatkan pelayanan
fasilitas umum dan juga keamanan
bagi masyarakat Desa Bengkuang.

Balai pertemuan tersebut berukuran 12 M X 12 M yang kini telah pembangunan renovasinya telah rampung 100 persen, terlihat gedung tersebut diganti dengan cat berwarna kuning.

Menindak lanjuti langkah positif
dalam upaya meningkatkan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, renovasi tersebut bertujuan untuk memperbaiki kondisi bangunan yang sudah mulai mengalami kerusakan serta menambah berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan warga.

Balai pertemuan tersebut merupakan pusat kegiatan masyarakat Desa Bengkuang, tempat dimana berbagai acara penting seperti pertemuan desa, pelatihan, dan acara kebudayaan dilaksanakan.

Seiring berjalannya waktu, bangunan ini menunjukkan tanda-tanda keausan, sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan fungsional.

Proses renovasi dimulai dengan perencanaan yang matang, melibatkan tokoh masyarakat dan pemerintah desa, TPK bekerjasama dengan Pendamping Desa untuk memastikan bahwa setiap aspek pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Semoga harapan kedepannya, renovasi balai pertemuan ini diharapkan tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antar warga masyarakat Bengkuang,” ujarnya.

Diharapkan juga masyarakat Desa Bengkuang dapat memanfaatkan fasilitas yang ada untuk meningkatkan kualitas hidup dan kebersamaan.

“Kedepan akan ada lebih
banyak kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, serta dukungan dari pemerintah untuk program-program yang bermanfaat
bagi desa,” tutupnya. (Adm).