Banyuasin – Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 18 Desa Meranti, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, dirayakan dengan syukuran dan pemotongan tumpeng sebagai bagian dari tradisi perayaan yang khidmat.
Pada kegiatan ini, pemerintah Desa Meranti juga membagikan hadiah berupa uang tunai bagi Satriwan/i yang berprestasi beserta guru ngaji. Dan kegiatan ini di hibur kesenian Tradisional kuda lumping Desa Meranti, “Turonggo Mudo Tunas Meranti”
Acara ini menjadi momen spesial bagi warga dan Pemerintah Desa Meranti. Dan ini menunjukkan rasa syukur atas perjalanan desa selama 18 tahun. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa (Kades) Meranti Paidun SPd dalam sambutannya pada acara tersebut, Selasa (12/11) malam.

Dalam kesempatan itu, Kades Meranti Paidun, mengajak agar ke depan kita sama sama berjuang untuk kemajuan Desa, sebab Kades tidak bisa bekerja sendiri harus sama sama membangun yang melibatkan seluruh element masyarakat, BPD, tokoh masyarakat dan warga Desa.
“Saya selaku Kepala Desa Meranti beserta unsur Perangkat Desa mengucapkan terimakasih kepada pejuang pemekaran Desa, yang susah payah di kala itu untuk menjadi Desa definitif. Selamat HUT Desa Meranti ke -18, semoga masyarakat hidup rukun dan saling menghargai sesama serta maju bersama untuk semua,” ujar Paidun.
Paidun, menuturkan, digelarnya kegiatan ini tidak terlepas kerjasama kepada masyarakat demi kemajuan desa yang kami cintai ini. 18 tahun, merayakan hari jadinya dengan penuh rasa syukur melalui acara syukuran dan pemotongan tumpeng.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar serta masyarakat sekitar. Syukuran menjadi salah satu inti acara dalam perayaan ulang tahun ini. Semua warga berdoa bersama untuk keberkahan dan kelancaran di masa mendatang.
“Momen tersebut juga dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan perjalanan komunitas selama 18 tahun, mengapresiasi pencapaian yang telah diraih, serta menguatkan dalam menghadapi tantangan di masa depan,”jelas Paidun.
Pemotongan tumpeng menjadi bagian penting dari perayaan. Tumpeng dipilih sebagai simbol rasa syukur dan harapan agar Desa Meranti terus berkembang. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada tokoh yang berjasa dalam perkembangan, sebagai tanda penghormatan dan apresiasi.
Kades Paidun berharap Desa Meranti ini dapat terus berkembang menjadi desa yang solid dan bermanfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun selama 18 tahun akan dijadikan fondasi untuk melangkah lebih jauh, menghadapi masa depan dengan optimisme dan komitmen yang lebih kuat.
“Perayaan HUT ke-18 Desa Meranti ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi momen refleksi dan pemersatu, memastikan bahwa Desa Meranti akan terus maju dengan visi dan misi yang lebih jelas di masa mendatang,” ungkap Paidun.
Dalam kegiatan HUT Desa Meranti ke-18 ini di hadiri seluruh perangkat Desa Meranti, RT, BPD Desa Meranti, LPM, Tokoh Adat, tokoh Agama, tokoh masyarakat, dan seluruh element masyarakat Meranti beserta tamu undangan dari pihak Perusahaan. (Adm).









