Kades Tebing Abang : Penurunan Angka Sunting Dapat Dicapai Jika Semua Elemen Dapat Bekerja Secara Sinergis

Banyuasin1220 Dilihat

Banyuasin – Inplementasi dari sosialisasi Rencana Aksi Nasional (RAN), percepatan penurunan angka Stunting 2021 – 2024, Pemerintah Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin menggelar rembuk Stunting.

Rembuk Stunting tersebut dalam rangka membahas strategi penanganan dan pencegahan Stunting yang berlangsung di Kantor Desa Tebing Abang yang dibuka langsung oleh Kepala Desa (Kades) Tebing Abang Nuhasim.

Kades Tebing Abang Nuhasim berharap penurunan angka Stunting ini dapat dicapai jika semua elemen bekerja secara sinergis dan menjadi tim work solid dan penuh tanggung jawab.

Lanjut Nuhasim, rembuk Stunting ini digelar sebagai ibu ikhtiar dan upaya untuk percepatan penurunan angka Stunting dalam Desa Pagar Bulan khusunya dan umumnya di wilayah Kecamatan Rantau Bayur.

“Pemerintah Desa Tebing Abang memiliki atensi khusus dalam hal ini terkait dengan Stunting dan kekurangan gizi lainnya dan juga berkomitmen untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Stunting,” kata Kades Nuhasim saat dikonfirmasi, Sabtu (25/5).

Menurut Nuhasim, Stunting disamping menghambat perkembangan fisik (gagal tumbuh) juga rentan terhadap penyakit gangguan metabolik, diabetes mellitus, hypertensi, obesitas, dan menghambat perkembangan kognitif yang berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak dimasa depan.

Rembuk Stunting yang melibatkan seluruh elemen terkait hingga kepala desa, yang menjadi lokus stunting. Kegiatan ini sebagai langka penting yang harus dilakukan Pemerintah Desa Tebing Abang untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan Stunting yang dilakukan secara bersama.

Kades Nuhasim menerangkan bahwa program pen­cegahan Stunting ini merupakan program nasional yang berjenjang yang melibatkan semua elemen. “Dan ini menunjukkan betapa pentingnya persoalan stunting,” ucap dia.

Selain itu Kades juga mengungkapkan, Rembuk Stunting Desa Tebing Abang adalah kegiatan sosialisasi dan rencana pengadaan timbangan berat dan tinggi badan balita di Posyandu balita Desa Tebing Abang.

“Dari kegiatan ini dapat dilaksanakan secara terencana sehingga hasil yang dicapai dapat mengurangi atau menekan jumlah Stunting,” jelas dia.

Ia juga berharap, melalui kegiatan Rembuk Stunting ini masyarakat bisa memahami betapa pentingnya mencegah Stunting pada anak.

“Dan langkah mencegah stunting dimulai dari kesadaran diri bersama selaku orang tua untuk selalu memperhatikan anak anaknya, dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup,”ungkap dia. (Adm)