BANYUASIN – Rembuk Stunting merupakan pertemuan dalam rangka membahas perumusan kegiatan diskusi terarah untuk membuat komitmen desa dan menetapkan kegiatan – kegiatan konvergensi dalam menangani Stunting.
Dalam rembuk Stunting ini membahas dua hal, pertama kegiatan konvergensi penanganan Stunting yang akan dilakukan pada tahun berjalan. Dan kedua komitmen desa untuk kegiatan penanganan Stunting dalam untuk RKPDes tahun berikutnya.
Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah Desa Air Senggeris Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, menggelar rembuk Stunting tingkat desa yang bertempat di Kantor Desa Air Senggeris, Kamis (16/5).
Kades Air Senggeris Ardiansyah mengatakan, kegiatan rembuk Stunting ini adalah upaya sebagai wadah mencari solusi untuk pencegahan Stunting di desa serta menjadi sarana komunikasi dan edukasi.
Kades Ardiansyah menegaskan, Pemerintah Desa Air Senggeris berkomitmen penuh untuk melaksanakan program pencegahan Stunting melalui pelatihan dan bantuan makanan tambahan, vitamin dan lainnya.
“Memperkuat sinergitas kepada seluruh stakeholder yang ada demi perlindungan masyarkat dari ancaman Stunting,” ujar Kades Ardiansyah kepada media ini, Jum’at (17/5).
Pada prinsipnya, lanjut Ardiansyah, Pemerintah Desa Air Senggeris dan BPD Air Senggeris berkomitmen penuh untuk melaksanakan program pencegahan Stunting baik melalui program nasional maupun program yang akan direkomendasi melalui Rembuk Stunting ini.
“Mari jadikan diri kita sebagai relawan Stunting minimal di dalam Lingkungan keluarga kita, dan di Desa Air Senggeris, serta mari kita saling mengingatkan satu sama lain,” Ujar dia seraya menegaskan agar mencegah pernikahan dini di Desa Air Senggeris.
“Mari juga kita saling mengingatkan satu sama lain agar mencegah pernikahan dini di Desa. Mari kita ingatkan dan awasi pergaulan anak kita, kami juga Pemerintah Desa akan terus melakukan sosialisasi,”tutup dia. (Adm)









