Penyalahgunaan Narkoba Tidak Bisa di Toleransi

Banyuasin1309 Dilihat

Banyuasin – Bahaya narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, bahkan Indonesia sudah dikategorikan darurat narkoba oleh pemerintah. Hal ini merujuk dari data Badan Narkotika Nasional (BNN) bahwa hampir 74% pemuda Indonesia sudah pernah menggunakan narkotika.

Mengingat begitu pentingnya menjaga generasi emas Desa, Pemerintah Desa Talang Ipuh dan Pemerintah Desa Air Senggeris mengadakan penyuluhan Dampak, Resiko, dan tindak pidana Narkoba, yang berlangsung di Kantor Desa Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Kamis (16/5).

Kegiatan ini diikuti 100 peserta dari tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang mana 50 peserta dari Desa Talang Ipuh dan 50 peserta dari Desa Air Senggeris. Acara dibuka langsung oleh Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi didampingi Sekcam Arwin Saleh SIP MSi dan Kasi PPD Eny Yoseta SKM MKes.

Hadir Kades Talang Ipuh Ardina, Kades Air Senggeris Ardiansyah, Ketua BPD Talang Ipuh Eta Ismanto SSos, beserta anggota, Ketua BPD Air Senggeris Subandi beserta anggota, Kapolsek Betung yang diwakili Kanit Binmas Ipda Hendra Siahaan selaku narasumber, Babinsa Sertu Erwin Harahap, dan Bhabinkamtibmas Bripka Nopiadi SH.

Kades Talang Ipuh Ardina dalam sambutannya menyampaikan, bahwa
penyuluhan narkoba ini atas dasar banyak nya para pecandu narkoba. Jadi kami menyerap apa yang telah disampaikan oleh masyarakat.

“Harapan kami dengan adanya penyuluhan ini dapat menyampaikan kepada anak – anak kita, keluarga kita untuk tidak terjerumus dengan narkoba,” ungkap Kades Ardina.

Kades Ardina menyebut, remaja dan pemuda adalah harapan keluarga, desa dan bangsa. Untuk itu perlu dipersiapkan pemuda yang sehat dan jauh dari narkoba guna menyongsong masa depan yang cerah.

“Narkoba sangat berbahaya , penyalahgunaan narkoba tidak bisa ditoleransi , selain merusak kesehatan juga berdampak pada perubahan perilaku seseorang menjadi negatif dan menjurus pada berbagai kejahatan,” imbuh dia.

Peserta pada kegiatan sosialisasi ini merupakan garda terdepan untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini peserta yang telah diberikan pengetahuan tentang deteksi dini dan dampak bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Dengan adanya kegiatan ini baik sekarang ataupun kedepannya seluruh masyarakat Desa Talang Ipuh dan masyarkat Desa Air Senggeris bisa membantu Pemerintahan Desa untuk mewujudkan Desa Talang Ipuh dan Desa Air Senggeris menjadi Desa Bersinar (Bersih Narkoba).” Pungkas dia.

Kades Air Senggeris Ardiansyah dalam sambutannya menerangkan bahwa
acara ini digabung dengan Desa Talang Ipuh dan Desa Aiir Senggeris dan ini dilaksanakan seluruh desa yang ada di Kecamatan Suak Tapeh

“Sosialisasikanlah dengan masyarkat apa yang telah disampaikan pada acara ini. Kita harus bisa mencegah masuknya barang narkoba ini. Harapan kami juga kepada narasumber selain narkoba tolong sampaikan juga perbuatan yang negatif di masyarkat,” ungkap Kades Ardiansyah.

Pada Kesempatan yang sama Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi
menegaskan, hari ini kita sama – sama mengikuti penyuluhan narkoba dan ini prioritas program Dana Desa. Maka Pemdes harus melaksanakan penyuluhan ini karena narkoba sangat berbahaya.

“Penyalahgunaan narkoba itu berawal dari anak – anak yang masih produktif dan pengaruh narkoba ini sudah merajalela jadi kepada orang tua tolong awasi anak – anak kalian jangan sampai terjerumus dengan narkoba,” kata Camat Bambang Setiadi.

Ia menghimbau bahwa narkoba harus dicegah oleh semua orang, semua orang harus terlibat dalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba. Laporkan apabila terdapat penyalahgunaan di lingkungan kita kepada yang berwenang.

“Baik itu ke Polisi ataupun ke BNK. Jangan jauhi teman ataupun saudara kita yang sudah terlanjur menyalahgunakan narkoba , tetapi bantu mereka agar pulih dan bisa melakukan rehabilitasi. Manfaatkan waktu untuk berkumpul dan melakukan hal-hal yang positif dan bermanfaat.” Tegas dia.

Hasil dari kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba Tahun 2024 adalah terjalinnya sinergitas antara BNK Kabupaten Banyuasin dan Pemerintah Desa sehingga kedepannya masyarakat dan Pemerintah Desa mempunyai kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan bersama-sama mewujudkan Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Betung Ipda Hendra Siahaan selaku narasumber memaparkan tentang penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat.

Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa.

“Semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan,” ungkap Ipda Hendra Siahaan.

Narasumber berharap agar semua peserta yang hadir menjadi duta-duta pencegahan narkoba kepada teman, keluarga, lingkungan sekitar dan masyarakatnya sehingga selesai acara ini para peserta akan memberikan pengaruh yang positif. (Adm)