72 KPM Desa Lubuk Lancang Terima BLT DD Triwulan Pertama, Ini Pesan Kades Rusdi Tamrin

Banyuasin1451 Dilihat

Banyuasin – Sebanyak 72 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini merasa senang, pasalnya, menjelang lebaran idul fitri 1445 H, kini menerima Bantuan Langsung Tuani Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2024.

Bantuan Langsung Tuani Dana Desa tersebut disalurkan oleh Pemerintah desa (Pemdes) Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Yang berlangsung di Kantor desa setempat, Jum’at (5/3).

Kepala desa (Kades) Desa Lubuk Lancang Rusdi Tamrin, secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut kepada salah seorang KPM dan turut disaksikan BPD dan para Perangkat Desa Lubuk Lancang.

Kades Rusdi Tamrin, mengatakan bahwa bantuan ini untuk triwulan pertama terhitung dari bulan Januari, Februari dan Maret 2024.” Dimana masing – masing KPM dalam satu bulannya menerima Rp 300 rb dikalikan tiga bulan jadi seluruhnya Rp 900 rb untuk masing – masing KPM,” jelas Tamrin.

Dikatakan Tamrin, pada tahun 2023 terdapat 58 KPM dan untuk di tahun 2024 ini sedikit ada penambahan yang mana berjumlah 72 KPM.”Berdasarkan hasil Musdesus yang telah disepakati bersama ada penambahan 14 KPM,” terang dia

Diuraikan Tamrin, bahwa KPM BLT DD di Desa Lubuk Lancang adalah keluarga miskin ekstrem dan keluarga miskin yang berdomisili di Desa Lubuk Lancang dengan kriteria kehilangan mata pencaharian, mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun, sakit kronis dan atau penyandang disabilitas.

“Kemudian tidak menerima bantuan lain dari pemerintah, rumah tangga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia, maupun perempuan yang menjadi kepala keluarga dari keluarga miskin ekstrem,” beber dia.

Diharapkan penyaluran BLT DD ini tepat sasaran, serta bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah harga kebutuhan pokok yang kian melambung.

“Sebentar lagi akan menjelang lebaran idul fitri, jadi pergunakanlah bantuan ini dengan sebaik – baiknya terutama untuk membeli kebutuhan bahan pokok,” pungkas dia. (Adm)