210 KPPS Dari 6 Desa di Kecamatan Suak Tapeh Ikuti Bimtek Untuk Pemilu 2024

Banyuasin1084 Dilihat

Banyuasin – Ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari 6 Desa dalam Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, mengikuti Bimbingan teknis (Bimtek) yang bertempat di gedung olah raga Desa Durian Daun, Jum’at (26/1).

Bimtek tersebut dibuka langsung oleh Ketua PPK Kecamatan Suak Tapeh Maheri Jaya, dan dihadiri Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi, Kapolsek Betung yang diwakili Kanit Intelkam Bripka Leo, Kades Durian Daun Supri Suryadi, Ketua Panwaslu Suak Tapeh Darwiansyah ST, dan Ketua PPS dari 6 desa.

Ketua PPK Kecamatan Suak Tapeh Maheri Jaya mengatakan bahwa Bimtek bagi KPS dalam Kecamatan Suak Tapeh di bagi 2 zona dan hari ini untuk zona 1 yang terdiri dari Desa Lubuk Lancang, Talang Ipuh, Air Senggeris, Durian Daun, Sukaraja, dan Bengkuang.

“Lubuk Lancang 98 KPPS dengan jumlah TPS 14, Talang Ipuh 28 KPPS dengan jumlah TPS 4, Air Senggeris 21 KPPS dengan jumlah TPS 3, Sukaraja 21 KPPS dengan jumlah TPS 3, Durian Daun 28 KPPS dengan jumlah TPS 4 dan Bengkuang 21 KPPS dengan jumlah 21 KPPS. Jadi totol seluruhnya 210 KPPS yang mengikuti Bimtek hari ini,” jelas Maheri Jaya.

Untuk zona 2 lanjut Maheri Jaya, Bimtek KPPS akan dilaksanakan besok Sabtu (27/1) di gedung olah raga Desa Tanjung Laut yang akan diikuti 5 desa yakni Desa Sedang, Rimba Terab, Biyuku, Meranti, dan Tanjung Laut

Maheri Jaya menyebut bahwa yang pertama dibahas dalam Bimtek ini terkait job des kerja KPPS, masalah aplikasi Sirekap. (Sistim informasi Rekapitulasi). “Bekerjalah sesuai dengan urutan dan diatas kalian ada PPS dan bekerja samalah dengan PTPS,” ungkap dia.

Selain itu Maheri Jaya mengatakan, materi yang disampaikan mencakup persiapan Tempat Pemungutan Suara (TPS), tata cara penghitungan suara manual, hingga penggunaan aplikasi Sirekap Pemilu 2024.

Dengan begitu, Ia berharap kepada KPPS untuk fokus dan memahami seluruh materi yang telah disampaikan.
“Saya berharap agar semua peserta dapat memahami dalam persiapan dan rekapitulasi penghitungan di TPS,”kata dia.

Maheri Jaya menegaskan, pentingnya konsentrasi dan keseriusan peserta dalam mengikuti bimtek. Hal ini bertujuan agar mereka dapat menyerap seluruh materi teknis yang terkandung dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 25 Tahun 2023.

Menurut dia, Bimtek ini dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman mereka secara teknis dan detail terkait proses persiapan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS pada tanggal 14 Februari 2024.

Ketua Panwas Kecamatan Suak Tapeh Darwiansyah berharap kepada KPPS yang sudah dilantik dapat bersinergi dengan PPTS di TPS nya masing – masing dan tetap mengedapankan jujur dan adil (Jurdil).

“Saat pembagian undangan PTPS akan mengawasi dan mengisi AKP dan saya ingatkan agar KPPS juga harus memberikan salinan DPT dan salinan C1 kepada PTPS, jika ada permasalahan
tolong selesaikan di tingkat desa,” ungkap dia.

Sementara itu Camat Suak Tapeh Bambang Setiadi SE MSi yang sempat menghadiri Bimtek tersebut mengatakan Anggota KPPS se kecamatan agar menyelenggarakan Pemilihan umum (Pemilu) profesional dan proporsionalitas sangat penting.

“Kami harapkan para anggota KPPS untuk bekerja dengan itikad baik, menjunjung tinggi integritas, dan senantiasa memegang prinsip-prinsip demokrasi,” harap Bambang Setiadi.

Dia mengajak KPPS terus mengedepankan budaya kerja kolektif kolegial dalam menjalankan tugas-tugas sebagai badan ad hoc penyelenggara Pemilu.

Bimtek KPPS menjadi landasan penting untuk memastikan bahwa penyelenggara pemungutan suara memiliki pemahaman yang mendalam, serta keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan tugas mereka dengan akurat dan adil.

Semangat kerjasama dan komitmen terhadap integritas demokrasi menjadi pilar utama yang ditekankan dalam Bimtek ini.

“Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, diharapkan bahwa Pemilihan Umum 2024 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang mencerminkan kehendak rakyat dengan sejalan dengan nilai-nilai demokrasi yang dijunjung tinggi,” pungkas dia. (Adm)